
Ibu menyusui. (Foto: Freepik)
MASIH banyak masyarakat nan menganggap cairan air susu ibu (ASI) pertama nan berwarna kuning dan kental sebagai "ASI basi". Alhasil, ASI nan disebut kolostrum tersebut justru kerap dibuang.
Lantas, apakah perihal tersebut hanyalah mitos? Ataukah betul cairan ASI berjulukan kolostrum ini betul kudu dibuang?

1. Mengenal Kolostrum
Menurut dr. Mutiara Retno Anjani, Sp.A dari RS Hermina Serpong, dalam aktivitas Morning Zone nan tayang di Youtube Okezone, kolostrum adalah cairan pertama nan keluar dari tetek setelah melahirkan. Kolostrum juga sering alias sering dijuluki golden liquid lantaran kandungan gizinya nan sangat berbobot bagi bayi baru lahir.
"ASI kolostrum alias golden liquid itu sangat krusial lantaran mengandung banyak protein dan antibodi nan bakal diturunkan dari ibu kepada bayinya. Sebaiknya memang didapatkan jangan justru dibuang," ujar dr. Mutiara.
Kolostrum merupakan ASI pertama nan diproduksi ibu pada awal masa menyusui. Meski jumlahnya sedikit, cairan ini mempunyai konsentrasi protein, antibodi, dan unsur kekebalan tubuh nan sangat tinggi.
Kandungan tersebut berkedudukan membantu membentuk sistem imun bayi nan tetap berkembang. Dengan begitu, bayi dapat memberikan perlindungan terhadap beragam jangkitan pada masa-masa awal kehidupannya.
Karena manfaatnya nan besar, kolostrum sebaiknya diberikan kepada bayi. Jadi, dugaan kolostrum kudu dibuang itu hanyalah mitos.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·