Tim Okezone
, Jurnalis-Jum'at, 14 Agustus 2026 |15:06 WIB

Joko Purnomo (Foto: Tangkapan layar Youtube TV Parlemen)
NGAWI - Pagi di Desa Purwosari, Ngawi, Jawa Timur, tak jauh dari aktivitas penduduk di sawah. Sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup dari pertanian, mulai dari musim tanam hingga panen.
Di tengah kehidupan nan lekat dengan sawah itu, Joko Purnomo tak hanya memikirkan hasil panen untuk dirinya sendiri. Ketua Kelompok Tani (Poktan) Sri Makmur tersebut berupaya agar faedah dari upaya golongan tani juga bisa dirasakan penduduk sekitar.
Salah satunya lewat depot air minum isi ulang nan bisa dimanfaatkan penduduk secara gratis. Depot itu dibangun dari sisa hasil upaya (SHU) gerai pupuk nan dikelola Joko berbareng golongan taninya.
“Alhamdulillah ini corak kepedulian daripada golongan tani Sri Makmur berbareng anggota-anggotanya. Kami menyediakan air bersih, ini hasil daripada upaya berbareng dari SHU pupuk,” kata Joko, dikutip dari Bakom RI, Jumat (14/8/2026).
Bagi Joko, menyediakan air minum merupakan langkah sederhana untuk mengembalikan faedah upaya golongan kepada masyarakat. Sekitar 200 family di Desa Purwosari memanfaatkan depot tersebut. Bahkan, Joko menyebut sekitar 80 persen penduduk mengambil air dari sana.
“Jadilah (depot) air isi ulang untuk air minum penduduk sekitar sini. Alhamdulillah ini diambil 80 persen penduduk di sini. Dan ini cuma-cuma di sini, mau ngisi boleh, tidak apa-apa,” ujarnya.
Meski gratis, penduduk tetap menunjukkan kepedulian dengan memberikan duit secara sukarela. Nominalnya beragam, mulai Rp2.000 hingga Rp5.000. Uang tersebut kemudian digunakan untuk membantu biaya perawatan dan operasional depot.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·