loading...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale. FOTO/ DAILY
TEHERAN - Bentrokan di Laut Baltik mengungkap kesenjangan teknologi dalam perihal radar, jangkauan rudal, dan keahlian manuver antara jet tempur Su-35 Rusia dan Rafale Prancis.
Baru-baru ini, terjadi pertemuan langsung di wilayah udara Laut Baltik antara pesawat tempur berat Su-35 Angkatan Udara Rusia (VKS) dan pesawat tempur menengah Rafale Prancis.
Peristiwa ini menarik perhatian pengamatmiliterinternasional, memberikan info nyata untuk membandingkan keahlian tempur dua pesawat tempur representatif dari Rusia dan Eropa.
Secara spesifik, pada tanggal 2 Juni, Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Prancis merekam gambar sebuah Su-35 nan mengawal skuadron Rusia nan terdiri dari Antonov An-30, pesawat angkut dan serang Su-24M, dan Su-34.
Sebagai tanggapan, dua Rafale lepas landas dari pangkalan udara Siauliai di Lituania, berbareng dengan pesawat tempur Gripen Swedia, untuk mencegat mereka.
Namun, kajian teknis dari para mahir militer menunjukkan bahwa Rafale menghadapi beberapa kelemahan dibandingkan dengan pesawat tempur Rusia tersebut.
Radar superior dan daya tembak jarak jauh.
Perbedaan terbesar antara kedua jet tempur tersebut terletak pada sistem radarnya. Su-35 dilengkapi dengan radar susunan berjenjang Irbis-E nan dipasang pada bagian hidung mekanisnya, nan acapkali lebih besar dan lebih kuat daripada radar pada Rafale.
8 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·