Mendagri Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Ryamizard Ryacudu

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta -

Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya mantan Menteri Pertahanan RI (Menhan) Ryamizard Ryacudu.

Tito bertakziah ke kediaman almarhum di Kompleks Puri Wira Bhakti, Cikeas, Bogor, Jawa Barat (Jabar), untuk menyampaikan belasungkawa kepada istri almarhum Nora Tristyana, dan family nan ditinggalkan.

Ryamizard meninggal bumi pada usia 76 tahun di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, pukul 14.03 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Kita semua berduka. Saya juga secara pribadi, berbareng keluarga, dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini menyampaikan rasa duka sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu," ujar Tito, dalam keterangan tertulis, Senin (1/6/2026).

"Saya mengenal cukup baik almarhum sebagai senior dan sangat hormat kepada beliau," sambungnya.

Tito mengatakan Ryamizard merupakan sosok nan dihormati dan mempunyai kedekatan dengan beragam kalangan, termasuk masyarakat di wilayah Sumatera bagian selatan.

"Beliau salah satu sesepuh Sumatera bagian selatan, baik Sumatera Selatan maupun Lampung. Saya dari Palembang, Sumsel, jadi saya sering juga menghadap beliau, bukan hanya mengenai tugas, tetapi juga urusan-urusan kampung kita di Sumatera bagian selatan," kata Tito.

Tito menilai kepergian Ryamizard merupakan kehilangan besar bagi keluarga, sahabat, serta beragam pihak nan pernah mengenal dan bekerja berbareng almarhum.

Karena itu, Tito membujuk seluruh masyarakat untuk mendoakan almarhum agar memperoleh pembebasan dan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta family nan ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan.

"Kita doakan semoga Allah SWT mengampuni segala dosa-dosa almarhum selama di dunia. Kita doakan agar dimudahkan jalannya menghadap Ilahi, jalan menuju alam kubur, diluaskan alam kuburnya, dan dijadikan oleh Allah SWT alam kubur nan seindah taman surga, lantaran kematian adalah takdir dari Allah SWT nan kita tidak bisa menghindari itu," pungkasnya.

Lihat juga Video Prabowo Melayat Ryamizard Ryacudu di Kemhan

(akd/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News