Lebih lanjut, Nasaruddin menyebut bahwa semangat berkurban merupakan daya kebersamaan nan bisa menggerakkan solidaritas sosial serta memperkuat tradisi gotong royong di tengah dinamika kehidupan bermasyarakat.
“Semangat berkurban adalah daya kebersamaan. Ia menggerakkan solidaritas, memperkuat gotong royong, dan menghadirkan keadilan sosial. Dari sinilah kita membangun bangsa, dari kepedulian nan sederhana, tetapi berakibat luas,” tutur Menag.
Ia pun mengimbau seluruh umat Islam nan merayakan Iduladha untuk mengoptimalkan pendistribusian hewan kurban agar tepat sasaran dan memberikan akibat kesejahteraan nan merata bagi sesama.
“Mari kita jadikan Iduladha sebagai momentum untuk memperluas manfaat, memperkuat empati, dan memastikan bahwa setiap ibadah nan kita lakukan memberi akibat bagi sesama,” pungkasnya.
Berdasarkan hasil sidang isbat nan digelar Kementerian Agama pada 17 Mei 2026 lalu, pemerintah telah menetapkan 1 Zulhijjah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026. Dengan ketetapan tersebut, Hari Raya Iduladha 1447 H di Indonesia dirayakan pada Rabu, 27 Mei 2026.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·