Melihat Lokasi Ramai Diduga 'Teror Pocong' di Tangerang

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Suasana Jalan Haji Rimpang, Kota Tangerang nan diduga terdapat teror 'pocong'. Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Belakangan ini, sedang gempar 'teror pocong' nan terjadi di sejumlah wilayah Tangerang. Teror ini diduga merupakan modus tindakan pidana untuk merampok ke rumah warga.

Salah satu wilayah nan disebut adalah Jalan Haji Rimpang, Pinang, Kota Tangerang. Berdasarkan pantauan kumparan pada Kamis (21/5), jalan ini merupakan kompleks dengan banyak area tanah kosong. Tidak ramai, namun juga tidak sepi.

Titik teror ‘pocong’ nan berada di jalan ini adalah Gang Asem. Salah satu penduduk mengatakan kata Asem dari gang tersebut dikarenakan adanya pohon asem menjulang tinggi.

Suasana Jalan Haji Rimpang, Kota Tangerang nan diduga terdapat teror 'pocong'. Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Gang tersebut cukup sepi, terlihat beberapa penduduk sedang berkumpul. Mereka menyebut bahwa teror ‘pocong’ tidak terjadi di tempat itu.

Kemudian, letak lainnya nan disebut adalah Kompleks Griya Tirtayasa. Kompleks ini cukup padat dan banyak penduduk nan beraktivitas maupun kendaraan berlalu-lalang. Dari penduduk nan ditemui, menyebut tak ada teror ‘pocong’ nan terjadi.

Selain itu, wilayah nan lain adalah Poris Jaya, Batuceper. Wilayah ini diduga ada teror ‘pocong’ membawa senjata api dan berkomplot untuk merampok warga.

Wilayah ini merupakan permukiman padat. Banyak penduduk berjualan, berlalu-lalang, dan aktivitas masjid nan ramai. Anak-anak pun bermain-main di jalan sepetak di sini.

Beberapa penduduk di sini mengaku mendengar rumor teror ‘pocong’, apalagi ada foto pocong nan tersebar di grup RT. Namun, ketua RT menduga bahwa itu editan.

“Jadi jika menurut info nan saya terima sebetulnya itu enggak ada juga. Saya kan nyaris tiap malam lah begadang, semalam saya masuk aja sampai pukul separuh 4 (pagi). Ternyata bohong, nggak pernah ada," kata Saepul.

"Makanya saya juga kaget jika ada buletin di grup nih. Ada gambar pocong lagi berdiri di depan warung. Saya pikir ini buletin hoaks alias Al,' tambahnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan