Mekanik Tewas Terjepit Dump Truck saat Perbaikan di Sangatta Utara

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Mekanik Tewas Terjepit Dump Truck saat Perbaikan di Sangatta Utara Polisi menunjukan dump truck maut nan menewaskan korban meninggal dan satu luka-laku.(Doc Humas Polres Kutim)

SATUAN Lalu Lintas Polres Kutai Timur (Kutim) tengah menyelidiki kejadian meninggalnya seorang mekanik lantaran tergencet alias terjepit saat memperbaiki satu unit dump truck di Jalan Yos Sudarso II, tepatnya di depan LA Cell, Kecamatan Sangatta Utara, pada Rabu (17/6) sore kemarin. Selain satu orang meninggal dunia, satu korban lainnya mengalami luka-luka.

Demikian ditegaskan, Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto melalui Kasat Lantas AKP Rezky Nur Harismeihendra, Kamis (18//9), Ia mengatakan, mengatakan pihaknya telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian, guna mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut sehingga satu orang meninggal dunia.

“Kami juga telah mendatangi dan mengamankan letak kejadian, melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan para saksi, mengamankan peralatan bukti serta melaksanakan penyelidikan lebih lanjut. Selain itu, kami juga telah melakukan permintaan Visum et Repertum terhadap korban,” tegasnya.

Ia menjelaskan, berasas hasil penyelidikan awal, kejadian tersebut diduga terjadi akibat dongkrak nan tidak bisa menahan beban kendaraan dalam waktu nan lama saat proses perbaikan kendaraan berlangsung.

Rezky mengimbau, agar masyarakat maupun pelaku upaya transportasi selalu mengutamakan standar keselamatan kerja saat melakukan perbaikan kendaraan, terutama kendaraan berat.

Pastikan perangkat penopang dalam kondisi layak dan gunakan sistem pengaman tambahan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

“Dari peristiwa tersebut, satu orang dinyatakan meninggal bumi dan satu orang mengalami luka ringan. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp10 juta. Saat ini Unit Gakkum Satlantas Polres Kutai Timur tetap melakukan pendalaman guna memastikan seluruh aspek nan menyebabkan terjadinya kejadian tersebut,” bebernya.

Ia mengungkapkan, berasas keterangan nan dihimpun di letak kejadian, dump truck bernomor polisi KT-88xx-VF sebelumnya mengalami kerusakan pada sumbu roda dan terpaksa berakhir di lajur kanan jalan sebelum Simpang Surya Graha.

“Kemudian sekira pukul 16.30 Wita, tiga orang ialah J (37), S (25), dan Y (30) melakukan perbaikan pada bagian bawah kendaraan dengan menggunakan dongkrak sebagai penopang beban truk,” sebutnya. 

Namun, lanjutnya, saat proses perbaikan berlangsung, dongkrak nan digunakan diduga tidak bisa terlalu lama menahan beban kendaraan setelah, akibatnya, badan dump truck kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke arah trotoar sebelah kanan hingga menimpa tiang lampu penerangan jalan. 

“Pada itu korban S nan berada di bawah kendaraan langsung terjepit badan truk dan mengalami tumbukan dan cedera pada bagian dada sebelah kanan, akibat terkena spakbor ban belakang sebelah kanan,” urainya.

Sedangkan Y rekan korban menderita luka dan pembengkakan pada kaki kiri bagian bawah mata kaki. Lalu J sukses menyelamatkan diri dengan merangkak keluar dari kolong kendaraan sebelum dump truck terjatuh.

“Ketika itu, korban S segera dievakuasi ke Rumah Sakit PKT Sangatta untuk mendapatkan penanganan medis. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, master mengatakan korban tidak bisa diselamatkan dan telah meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Kudungga Sangatta untuk penanganan lebih lanjut. Sedangkan korban Y menjalani perawatan medis akibat luka nan dideritanya,” pungkasnya. (EM)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia