Megawati Sebut Konflik di Iran hingga Venezuela Bukti Dasa Sila Bandung Masih Relevan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menilai bumi saat ini berada dalam kondisi tidak stabil akibat beragam bentrok geopolitik.

Menurut Megawati, situasi tersebut menunjukkan pentingnya kembali pada nilai-nilai Konferensi Asia Afrika 1955, khususnya Dasa Sila Bandung, sebagai dasar menjaga kedaulatan negara dari intervensi asing.

Hal itu disampaikan dalam seminar berjudul “Relevansi Gerakan Asia Afrika dalam Krisis Geopolitik Saat Ini” di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).

Ia menyoroti sejumlah dinamika dunia nan dinilai mengguncang sistem internasional.

"Ketika bumi saat ini dihadapkan pada persoalan di Venezuela melalui penculikan Presiden Maduro, dan serangan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran, maka sistem internasional guncang," kata Megawati.

Megawati menilai kondisi tersebut menuntut bumi kembali pada prinsip kesetaraan antarbangsa. Ia menyebut semangat KAA, Gerakan Non-Blok, serta pidato Bung Karno To Build The World Anew relevan untuk melawan neokolonialisme dan imperialisme.

“Dasa Sila Bandung adalah norma internasional nan diinisiasi Indonesia sebagai tembok bekerjanya kedaulatan dan kemerdekaan suatu bangsa dari kombinasi tangan bangsa lain,” ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita