Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri berduka atas kecelakaan kereta api jarak jauh (KAJJ) Argo Bromo dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur hingga menimbulkan 16 korban jiwa. Megawati berambisi korban kecelakaan tersebut ditempatkan di sisi terbaik Tuhan.
"Ibu Megawati mengikuti pemberitaan penanganan korban melalui media massa. Beliau begitu sedih. Ibu Megawati bermohon bagi seluruh korban kecelakaan, khususnya bagi mereka nan dipanggil Tuhan agar dilancarkan jalannya dan mendapat tempat terbaik di surga," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026).
Ketum PDIP Megawati menginstruksikan kader nan berada di Komisi V DPR untuk mengadakan rapat pembenahan sistem transportasi darat itu, termasuk rapat kerja dengan PT KAI dan pihak terkait. Komisi V DPR bersenggolan langsung dengan infrastruktur, transportasi hingga lembaga keselamatan.
"Ibu Megawati meminta seluruh personil Poksi V PDI Perjuangan DPR RI nan dipimpin Saudara Lasarus untuk mengadakan rapat guna melakukan pembenahan sistem keamanan, sistem komunikasi dan sistem instrumentasi kereta api," ujar Hasto.
Kejadian ini dinilai menjadi momentum untuk membenahi dan memperkuat sistem transportasi di Indonesia. Hasto berambisi kejadian serupa tak terulang kembali.
"Ke depan kereta api kudu menjadi tulang punggung sistem transportasi nasional nan aman, nyaman, tepat waktu, dan mempunyai agunan kualitas pelayanan dan keamanan bagi seluruh rakyat Indonesia," ungkapnya.
Korban meninggal bumi akibat kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur bertambah menjadi 16 jiwa. Korban ke-16 dilaporkan meninggal setelah menjalani perawatan di ICU RSUD Kota Bekasi.
"Pasiennya jika secara umum sudah membaik tinggal nan di ICU tiga orang. Tiga orang, dan nan satu sudah meninggal, tinggal dua orang lagi tapi mudah-mudahan bisa sembuh," ujar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi usai menjenguk korban di RSUD Kota Bekasi, Rabu (29/4).
(dwr/rfs)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·