Mayoritas Lulusan Sekolah Cendekia Baznas Diterima di PTN

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Mayoritas Lulusan Sekolah Cendekia Baznas Diterima di PTN Ilustrasi(Dok Istimewa)

BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui Sekolah Cendekia Baznas (SCB) kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Sebanyak 54 santri alias sekitar 75 persen dari total lulusan tahun 2026 sukses diterima di beragam Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui sejumlah jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru.

Jumlah lulusan SCB nan diterima di PTN terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun sebelumnya persentase santri nan diterima di PTN berada pada kisaran 40 hingga 50 persen, sekarang nomor tersebut meningkat menjadi 75 persen.

Dari total santri nan diterima, sebanyak 13 orang lolos melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), 9 orang melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), 28 orang melalui Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), dan 4 orang melalui jalur prestasi.

Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh santri Angkatan 4 SMA Cendekia Baznas nan sukses lulus dengan hasil nan memuaskan. 

Menurutnya, keberhasilan para santri masuk perguruan tinggi merupakan hasil dari proses pembinaan nan dilakukan selama menempuh pendidikan di SCB.

"Alhamdulillah, para siswa hari ini telah lulus dari SCB. Kegembiraan tersebut semakin bertambah lantaran sebagian besar lulusan juga telah diterima di beragam kampus unggulan," ucap Idy, dalam aktivitas Wisuda Santri "Lepas Tunas Muzaki" Sekolah Cendekia Baznas, di Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/6).

Idy menegaskan, Baznas RI bakal terus mendukung pengembangan SCB agar bisa melahirkan lebih banyak generasi unggul nan tidak hanya sukses secara akademik, tetapi juga mempunyai kepedulian sosial dan nilai-nilai keislaman nan kuat.

"Terkait dengan indeks kualitas sekolah, lulusan SCB diharapkan terus berprestasi lantaran kualitas alumni menjadi salah satu ukuran keberhasilan sekolah," ujar Idy. 

Idy juga berharap, seluruh lulusan SCB menjadi generasi unggul nan bisa memberikan faedah bagi umat, bangsa, dan negara.

Sementara itu, Deputi II Bidang Pendistribusiaan dan Pendayagunaan Baznas RI, M. Imdadun Rahmat, menegaskan, SCB merupakan salah satu program prioritas nan mendapatkan perhatian unik dari Baznas RI.

"Dari sisi perhatian kelembagaan, SCB mendapatkan perhatian nan lebih dibandingkan program-program lainnya. Dan nan paling krusial adalah alokasi anggaran. SCB termasuk unit dengan biaya pendidikan per siswa nan cukup besar dibandingkan program lainnya. Ini menunjukkan bahwa Baznas mempunyai angan nan sangat besar terhadap pendidikan," katanya.

Imdadun juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki, donatur, dan mitra nan selama ini turut berkontribusi dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan di SCB sehingga bisa menghasilkan lulusan nan berkekuatan saing.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Sekolah Cendekia Baznas (SCB), Ahmad Kamaluddin Afif, menyampaikan, SCB mencatat kemajuan nan siginifikan. Jumlah santri tahun 2026 nan lolos diterima PTN meningkat hingga 75 persen dari tahun sebelumnya.

"Selain di PTN, sebagian santri nan lulus juga ada nan sengaja memilih perguruan tinggi swasta unggulan. Mengapa demikian? Karena beberapa di antaranya memperoleh skema danasiwa penuh (full funded) dan kualitas kampus nan mumpuni," ujar Ahmad.

Ia mengatakan, capaian tersebut tidak terlepas dari support Baznas RI, para muzaki, donatur, serta seluruh pihak nan terlibat dalam proses pendidikan dan pembinaan santri.

Pada kesempatan tersebut, JNE turut menyalurkan support sarana pendukung belajar-mengajar di Sekolah Cendekia Baznas berupa sejumlah unit laptop senilai Rp101 juta. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia