Mau Lebih Jago Akuntansi? Yuk, Perdalam Materinya Lewat Kelas Ini

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Belajar akuntansi nggak berakhir di memahami debit, kredit, jurnal, dan laporan keuangan. Setelah memahami dasarnya, tetap ada banyak materi nan perlu dikuasai, terutama ketika mulai berhadapan dengan transaksi dan kasus nan lebih kompleks.

Materi Akuntansi Nggak Cuma Soal Debit dan Kredit

Semakin jauh belajar akuntansi, semakin beragam pula kasus nan perlu dipahami. Di level Intermediate Accounting, misalnya, peserta bakal mempelajari materi seperti kas dan petty cash, rekonsiliasi, piutang dagang, wesel, persediaan periodik dan perpetual, hingga investasi saham dan obligasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Materi kemudian dilanjutkan ke level Advanced Accounting nan membahas topik seperti persekutuan, perubahan kepemilikan, likuidasi perusahaan, akuntansi pemasok dan cabang, konsinyasi, hingga penyusunan laporan konsolidasian.

Dengan materi tersebut, peserta tidak hanya mengingat teori, tetapi juga diajak memahami gimana konsep akuntansi diterapkan pada beragam kondisi dan transaksi.

Belajar Lewat Latihan dan Studi Kasus

Memahami materi akuntansi tentu bakal lebih mudah jika tidak hanya membaca teori. Karena itu, pembelajaran dalam kelas dilakukan melalui pemaparan konsep, latihan soal, studi kasus, dan obrolan interaktif berbareng instruktur.

Peserta juga mendapatkan e-modul, PPT, rekaman kelas, serta sesi konsultasi materi. Ada pula akomodasi konsultasi cuma-cuma untuk tugas kuliah maupun pekerjaan nan berangkaian dengan materi akuntansi.

Belajar Akuntansi Secara Online di Akhir Pekan

PeDe Akuntansi Batch 2 berjalan secara online melalui Zoom pada Sabtu dan Minggu, 26 September sampai 18 Oktober 2026, pukul 09.00-12.00 WIB.

Kalau selama ini sudah memahami dasar akuntansi tetapi mau lebih siap menghadapi materi dan kasus nan lebih kompleks, sekarang bisa menjadi waktu untuk memperdalam keahlian tersebut.

Yuk, perdalam materi akuntansi dan cek info komplit di detikevent.

(hns/hns)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance