
Ilustrasi. (Foto: Unsplash)
YERUSALEM – Kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur nan diduduki Israel telah dibuka kembali untuk para jamaah Palestina setelah ditutup selama 40 hari.
Sebuah video menunjukkan penduduk Palestina beramai-ramai memasuki gerbang kompleks masjid pada Kamis (9/4/2026) pagi. Dilaporkan, sekitar 3.000 jamaah menghadiri salat subuh pada hari pertama pembukaan.
Akses ke tempat-tempat suci sebelumnya sepenuhnya dilarang, alias dibatasi hanya untuk beberapa puluh umat beragama di situs-situs Kristen, Yahudi, dan Muslim setelah pecahnya perang Amerika Serikat (AS)–Israel di Iran pada 28 Februari. Israel sering memberlakukan pembatasan, terutama terhadap umat Palestina.
Departemen Wakaf Islam di Yerusalem nan diduduki mengonfirmasi bahwa pintu Al-Aqsa bakal dibuka kembali untuk semua umat beragama mulai subuh. Otoritas keagamaan nan berafiliasi dengan Yordania, nan bertanggung jawab mengelola masjid tersebut, tidak memberikan perincian lebih lanjut.
Video sebelumnya menunjukkan para sukarelawan dan petugas di laman serta area salat bersiap menerima umat beragama dan melakukan ritual keagamaan.
Otoritas Israel mengumumkan pembukaan masjid dan Gereja Makam Suci di Yerusalem nan diduduki pada Rabu (8/4/2026) malam. Polisi Israel mengaitkan pembukaan tempat-tempat suci tersebut dengan apa nan mereka sebut sebagai “instruksi terbaru dari Komando Pertahanan Dalam Negeri Israel.”
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·