Masih Amankah Lari saat Kualitas Udara Buruk? Ini Kata Dokter Tirta

Sedang Trending 54 menit yang lalu

Masih Amankah Lari saat Kualitas Udara Buruk? Ini Kata Dokter Tirta

Dokter Tirta Mandira Hudhi. (Foto: dok Instagram/@dr.tirta)

JAKARTA - Polusi udara bukan hanya mengganggu kenyamanan saat beraktivitas di luar ruangan, tetapi juga bisa memengaruhi kesehatan, terutama ketika berolahraga. Salah satu aktivitas nan perlu diperhatikan adalah lari di luar ruangan saat kualitas udara sedang buruk.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Tirta Mandira Hudhi mengingatkan bahwa berlari di lingkungan dengan tingkat polusi tinggi bisa meningkatkan akibat gangguan kesehatan, khususnya pada saluran pernapasan. Pasalnya, saat berlari, tubuh memerlukan lebih banyak oksigen sehingga gelombang dan intensitas pernapasan ikut meningkat.

Menurutnya, sistem pernapasan memang mempunyai sistem penyaringan alami untuk membantu menahan partikel berbahaya. Namun, paparan polutan dalam jumlah tinggi alias dalam waktu lama tetap dapat memberikan akibat jelek bagi tubuh.

Risiko ISPA dan Radang Tenggorokan

Salah satu akibat nan perlu diwaspadai adalah jangkitan saluran pernapasan akut (ISPA), termasuk gangguan pada saluran pernapasan bagian atas. Paparan polusi juga dapat mengiritasi saluran pernapasan dan memicu keluhan seperti sakit alias radang tenggorokan.

“High risk untuk ispa alias jangkitan saluran pernafasan bagian atas. Karena polusi itu mempengaruhi sistematika pernafasan kita. Walaupun sebenarnya pernafasan kita itu punya penyaringnya. Tapi jika terlalu lama menghirup, bakal menyebabkan beberapa penyakit, salah satunya radang pada Tenggorokan. Makanya dalam kondisi polusi gini, biasanya radang Tenggorokan tuh bakal naik. Biasanya,” kata dr. Tirta dalam video di akun IG pribadinya, @dr.tirta, dikutip Selasa (20/10/2026).

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑