
Shin Tae-yong tak terima jika Persija Jakarta dihukum pengurangan poin lantaran kerusuhan suporter. (Foto: Andri Bagus/Okezone)
PELATIH Persija Jakarta, Shin Tae-yong, memberikan respons mengenai rumor skuad Macan Kemayoran -julukan Persija Jakarta- bakal mendapatkan pengurangan poin di Super League 2026-2027 imbas kerusuhan suporter. Menurut Shin Tae-yong, berasas izin FIFA tidak ada nan menyebut bahwa klub bakal menerima pengurangan poin jika suporternya melakukan kerusuhan.
Isu Pengurangan poin muncul setelah oknum suporter Persija Jakarta, The Jakmania, menyerang bus Persib Bandung U-18 di rest area tol Batang, Jawa Tengah dan kericuhan antarsuporter di laga Persita Tangerang vs Persija di Banten International Stadium (BIS), Serang, akhir pekan lalu. Kejadian di atas menjadi sorotan lantaran terjadi dalam waktu berdekatan.
Kericuhan antarsuporter terjadi di laga Persita vs Persija. (Foto: Andri Bagus/Okezone)
1. Shin Tae-yong Bingung jika Persija Jakarta Dihukum Pengurangan Poin
Shin Tae-yong mengatakan sangat asing jika Persija Jakarta mendapat pengurangan poin dari Komdis PSSI. Pasalnya, pengurangan poin tidak ada dalam izin sebagai landasan utama.
Regulasi Komdis PSSI juga menyatakan klub bakal menerima balasan andaikan kerusuhan terjadi di ring 1 dan ring 2 stadion. Kendati demikian, balasan itu berupa denda duit dan larangan menyaksikan laga kandang dan tandang.
"Sepengetahuan saya, berasas izin FIFA, pengurangan poin biasanya berangkaian dengan pelanggaran tertentu, seperti manipulasi pertandingan (match fixing). Apabila masalahnya berangkaian dengan tindakan suporter, penanganannya bisa berbeda," kata Shin Tae-yong di Depok pada Selasa 20 Oktober 2026.
"Karena itu, saya berambisi pihak berkuasa dapat menangani persoalan ini secara tegas sesuai dengan patokan nan berlaku," tambahnya.
54 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·