Marc Marquez membeberkan strategi kemenangannya di MotoGP Aragon 2026.(Dok. MotoGp)
PEMBALAP Ducati Lenovo, Marc Marquez, mengungkapkan strategi utama di kembali kemenangannya nan dominan pada MotoGP Aragon di Sirkuit MotorLand, Minggu (30/8). Marquez mengaku langsung meningkatkan tekanan sesaat setelah sukses mengambil alih posisi terdepan untuk memastikan jarak nan kondusif dari para pesaingnya.
"Begitu memimpin, saya langsung meningkatkan kecepatan dan tekanan untuk membuka jarak agar tidak ada keraguan tentang kemenangan," ujar Marquez sebagaimana dikutip dari AFP.
Dalam balapan tersebut, Marquez tampil sangat perkasa dengan kelebihan 1,754 detik atas Pedro Acosta nan kudu puas finis di posisi kedua. Sementara itu, Marco Bezzecchi melengkapi podium dengan menempati ranking ketiga.
Kemenangan di Aragon ini merupakan podium pertama keempat bagi Marquez sepanjang musim ini. Menariknya, seluruh kemenangan tersebut diraih dalam enam balapan terakhir, nan sekaligus mempertegas posisinya dalam persaingan perebutan gelar juara bumi MotoGP 2026.
Hasil positif ini membawa Marquez naik ke posisi kedua klasemen sementara, menggeser Bezzecchi ke ranking ketiga. Saat ini, Marquez hanya terpaut 19 poin dari Jorge Martin nan tetap memimpin klasemen, sementara Bezzecchi tertinggal 24 poin dari posisi puncak.
Jalannya balapan sempat sengit di awal lomba ketika duo Aprilia, Bezzecchi dan Martin, memimpin di posisi satu dan dua. Namun, Marquez sukses melewati Martin dan kemudian mengejar Bezzecchi. Momen krusial terjadi pada lap keenam di Tikungan 15, di mana Marquez mengambil alih ketua lomba meski sempat bersenggolan roda dengan Bezzecchi.
Bezzecchi mengakui kelebihan Marquez dalam duel tersebut. "Saya mendengar mesin Marc Marquez ketika kami berdampingan di lintasan lurus. Dengan pengalamannya dan tenaga ekstra dari motornya, dia bisa mengungguli saya," ungkap Bezzecchi.
Di barisan belakang, Alex Marquez finis di posisi keempat, disusul oleh Jorge Martin, Fermin Aldeguer, dan Fabio Di Giannantonio. Nasib apes dialami Francesco Bagnaia dan Franco Morbidelli nan kandas finis akibat kecelakaan, sementara pembalap Jepang Ai Ogura tidakhadir lantaran cedera dan kudu turun ke posisi kelima klasemen. (AFP/Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·