Jakarta, CNBC Indonesia - PT Frisian Flag Indonesia meraih penghargaan Food Safety Excellence Awards 2026 untuk kategori Best Dairy Nutrition Company In Supporting Indonesian Families. Penghargaan ini diserahkan oleh Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko bagian Pangan Nani Hendiarti kepada Corporate Communications Manager at PT Frisian Flag Indonesia Fetti Fadliah dalam arena Food Summit 2026 nan digelar CNBC Indonesia.
Diketahui Frisian Flag konsisten menjadi bagian nan menghadirkan kekuatan dunia dengan tradisi koperasi selama lebih dari 100 tahun ke pasar Indonesia. Koperasi menjadi salah satu mitra strategis Frisian Flag untuk memberdayakan para peternak dalam menghasilkan susu segar berkualitas.
Sejak tahun 90-an Frisian Flag berkolaborasi dengan sebanyak 14 koperasi peternak sapi perah. Dari kemitraan tersebut, setiap hari Frisian Flag menyerap susu segar dari 20 ribu peternak sapi. Dalam pengoperasiannya, Frisian Flag turut menerapkan upaya nan berkepanjangan dengan memperhatikan kelestarian bumi agar dapat terus dirasakan oleh generasi nan bakal datang.
"Secara nyata nomor kecukupan susu segar dalam negeri itu tetap berkisar 20%. Sisanya kami datangkan dari beragam sumber. Sejak tahun 90-an kami sudah aktif berkolaborasi untuk meningkatkan sektor hulu, kita melihat, kita mapping, apa sih tantangan nan dihadapi peternak sapi perah rakyat. Kita melakukan pendampingan, kemitraan, dan ada beberapa kemitraan yg strategi dan jangka panjang," ungkap Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia, Andrew Saputro, di Auditorium Menara Bank Mega, Senin (27/4/2026).
Tak hanya itu, Frisian Flag juga membikin pengepulan susu segar nan terpusat dan dapat dipantau secara digital. Pengepulan ini sebagai langkah untuk memperpendek rantai pengiriman dari peternak sapi perah ke koperasi dan ke industri dengan kualitas nan tetap terjaga.
Menurut dia, dalam mendorong keamanan dan ketahanan pangan, Frisian Flag menerapkan tiga kata kunci, ialah kuat, jaga, dan dorong.
Adapun kuat diartikan sebagai memperkuat sisi hilir dengan semua pihak nan berkepentingan. Setelah sisi hilir kuat, kemudian dijaga melalui standar dan regulasi. Terakhir adalah sorong melalui beragam program, salah satunya kerjasama dan edukasi.
"Dengan itu maka kita dari sektor swasta bisa berkontribusi dengan baik. Tiga kata, berbareng kita perkuat, kita jaga, dan kita sorong kerjasama dan edukasi lantaran kami percaya apa pun visi dan misi nan kita lakukan bersama, manfaatnya bakal baik jika kita konsisten melakukan dengan tepat," tegas Andrew.
Sebagai informasi, Food Summit 2026 dengan tema "Indonesia Food Safety Urgency: Towards a New Policy Framework". Forum ini datang sebagai wadah untuk mendorong pemahaman bersama, memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan, serta merumuskan rekomendasi strategis dalam penguatan sistem keamanan dan mutu pangan nasional.
(dpu/dpu)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·