Jakarta, CNN Indonesia --
Mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI (Purn) Achmad Sutjipto meninggal dunia, Kamis (18/6).
"Turut bersungkawa cita atas wafatnya Laksamana TNI (Purn) Achmad Sutjipto," tulis akun resmi Korps Marinir TNI Angkatan Laut di akun IG resmi.
Almarhum disemayamkan di kediamannya Jalan Gading 10 Blok D No. 45 Kodamar Kelapa Gading, Jakarta Utara. Selanjutnya, jenazah Sutjipto dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono menyampaikan turut bersungkawa cita atas wafatnya Achmad Sutjipto di usianya 81 tahun.
"Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan nan Maha Esa, serta family diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi masa duka ini," kata Dave lewat keterangan tertulis, Kamis (18/6).
Dikenang punya kontribusi besar di TNI AL
Menurut Dave, almarhum Sutjipto merupakan salah satu putra terbaik bangsa nan telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk pengabdian kepada negara melalui TNI Angkatan Laut, dan beragam peran strategis nan diembannya setelah purnatugas.
Semasa pengabdiannya, lanjut Dave, almarhum dikenal sebagai sosok prajurit nan menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, serta komitmen terhadap kepentingan bangsa dan negara.
"Kontribusi nan telah beliau berikan menjadi bagian krusial dalam perjalanan pembangunan kekuatan pertahanan nasional, khususnya di lingkungan TNI Angkatan Laut," ujarnya.
Untuk itu, Dave menyampaikan kepergian Sutjipto tentu menjadi kehilangan bagi family besar TNI, bumi kemaritiman Indonesia, serta bangsa secara keseluruhan.
"Namun demikian, nilai-nilai pengabdian, kepemimpinan, dan keteladanan nan diwariskan almarhum bakal tetap menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional," imbuhnya.
[Gambas:Instagram]
Dirangkum dari beragam sumber, Achmad Sutjipto adalah seorang purnawirawan perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL). Pria kelahiran 12 Mei 1945 ini karirnya cukup moncer selama di Korps Pelaut.
Ia masuk Akademi Angkatan Laut tahun 1965 dan lulus pada 1969, kemudian dilantik sebagai perwira berkedudukan letnan dua. Dari situ, beragam penugasan dijalani oleh Sutjipto saat tetap menjadi Perwira Pertama (Pama).
Ketika sudah mencapai jenjang kepangkatan Perwira Menengah (Pamen), dia mengikuti pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) pada tahun 1986.
Setelah itu, dia dipercaya menjadi komandan di beragam kapal perang TNI Angkatan Laut dari tahun 1989 hingga 1991, serta menjadi Komandan Satuan Tugas Pengalihan Kapal-Kapal Bekas Jerman Timur TNI Angkatan Laut dari tahun 1992 hingga 1995.
Pada 1995, dia dipromosikan sebagai Kepala Staf Komando Armada RI Kawasan Timur (Kas Armatim), pangkat nan disandangnya naik menjadi laksamana pertama.
Pada Maret 1996, dia mendapatkan promosi kedudukan dan pangkat lagi menjadi Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar), menggantikan Widodo Adi Sutjipto. Pangkatnya naik menjadi laksamana muda ketika menjabat di sana.
Setelah kurang lebih 2 tahun menjabat sebagai Pangarmabar, Sutjipto dimutasi ke Markas Besar TNI Angkatan Laut sebagai Asisten Perencanaan dan Anggaran Kepala Staf Angkatan Laut (Asrena Kasal).
Tak lama kemudian, dia dipromosikan menjadi Komandan Jenderal Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Danjen Akabri) pada 1998, pangkatnya naik menjadi laksamana madya.
Pada 1999, Sutjipto dimutasi menjadi Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut. Pada Juli 1999, dia dipromosikan menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL).
Sutjipto menjabat sebagai KSAL kurang lebih selama 14 bulan hingga 9 Oktober 2000. Setelah itu, dia pensiun dari dinas kemiliteran, dengan pangkat terakhirnya laksamana. Setelah pensiun, Sutjipto menduduki kedudukan Komisaris Utama dan Komisaris Independen PT Transcoal Pacific Tbk hingga sekarang.
Di bumi olahraga, Sutjipto pernah menjadi Ketua Umum PODSI (2007-2016) dan Ketua Satlak Prima (2015-2017) nan membawa dayung Indonesia berprestasi emas di tingkat Asia dan membawa pulang lencana di Asian Games.
(tim/dal)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·