Manfaatkan Ajang Esports untuk Tingkatkan Literasi Keuangan Generasi Muda

Sedang Trending 12 jam yang lalu
Manfaatkan Ajang Esports untuk Tingkatkan Literasi Keuangan Generasi Muda Ilustrasi(Istimewa)

PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) memanfaatkan arena esports sebagai sarana untuk memperkuat literasi finansial generasi muda. Perusahaan investasi tersebut resmi menjadi mitra utama dalam turnamen esports Kapolda Jateng Cup 2026 nan bakal digelar secara luring di area cagar budaya De Tjolomadoe, Surakarta, pada Sabtu (20/6) mendatang.

Melalui partisipasi tersebut, IPOT menghadirkan program edukasi berjudul Cerdas Finansial Bersama IPOT nan menggabungkan literasi keuangan, pemanfaatan teknologi kepintaran buatan (AI), serta pengenalan investasi bagi kalangan muda.

Langkah tersebut didorong oleh besarnya irisan antara organisasi esports dan penanammodal muda di Indonesia. Ekosistem gim Mobile Legends didominasi generasi Z, sementara golongan Gen Z dan milenial juga menjadi penyumbang terbesar penanammodal pasar modal nasional.

Namun di kembali pertumbuhan jumlah penanammodal muda, IPOT menilai tetap terdapat tantangan berupa kejadian Joining Without the Understanding alias ikut berinvestasi tanpa pemahaman nan memadai. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, tingkat inklusi finansial golongan usia 18-25 tahun telah mencapai 89,96%, sedangkan tingkat literasinya berada di nomor 73,22%.

President Director & CEO PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The, mengatakan tetap banyak anak muda nan mulai berinvestasi lantaran mengikuti tren, rekomendasi teman, maupun info singkat di media sosial tanpa memahami akibat dan prinsip dasar pengelolaan keuangan.

“Komunitas esports mempunyai banyak karakter nan dibutuhkan dalam bumi investasi, seperti disiplin, fokus, dan keahlian membaca strategi. Melalui Kapolda Jateng Cup 2026, kami mau membantu generasi muda mengubah keahlian tersebut menjadi kompetensi finansial nan relevan untuk masa depan,” ucap dia dikutip dari siaran pers nan diterima, Rabu (17/6).

Menurut Moleonoto, terdapat empat aspek utama nan mendorong kejadian tersebut. Pertama, proses pembukaan akun investasi digital nan semakin mudah sehingga mengurangi kesempatan calon penanammodal untuk memahami risiko investasi. Kedua, keputusan investasi nan banyak dipengaruhi rekomendasi lingkungan sosial tanpa didukung pemahaman nan memadai.

Selain itu, terdapat kecenderungan industri nan tetap berorientasi pada jumlah pembukaan rekening baru dibandingkan kualitas dan keberlanjutan aktivitas investasi. Faktor lainnya adalah maraknya konsumsi konten edukasi singkat di media sosial nan menciptakan persepsi memahami investasi tanpa pendalaman materi secara menyeluruh.

Sebagai bagian dari program edukasi, IPOT berbareng Infinix bakal menghadirkan beragam aktivitas interaktif selama turnamen berlangsung. Kegiatan tersebut meliputi booth edukasi, akomodasi photobooth berbasis AI, aktivitas cosplay, hingga integrasi visual pada siaran langsung pertandingan.

Selain itu, perusahaan juga bakal menggelar kelas edukasi finansial selama 30 menit di panggung utama nan membahas manajemen finansial dasar melalui pendekatan bumi gim. Pengunjung juga dapat berkonsultasi langsung dengan penasihat finansial berlisensi mengenai pembukaan akun investasi secara aman.

IPOT juga memperkenalkan beragam fitur investasi berbasis AI nan dikembangkan perusahaan. Saat ini perusahaan mengelola biaya pengguna alias asset under management (AUM) sekitar Rp312 triliun dengan lebih dari satu juta pengguna aktif.

Melalui platform tersebut, IPOT menawarkan tahapan pengembangan kompetensi finansial mulai dari pengelolaan biaya likuid melalui xRDN, investasi pada reksa biaya dan saham, hingga optimasi investasi menggunakan teknologi AI real-time dan fitur otomatisasi manajemen risiko.

“Untuk mengawal transisi ini dari ancaman kejahatan siber seperti social engineering dan pembajakan akun, IPOT membekali platformnya dengan arsitektur perlindungan siber berlapis nan meliputi SIM OTP, ASDI Device Lock, Add Device Authorization, serta pemantauan AI Threat Detection secara real-time selama 24/7,” tandasnya.

Melalui partisipasi dalam Kapolda Jateng Cup 2026, IPOT berambisi dapat memperluas akses edukasi finansial bagi golongan usia muda sekaligus mendorong terciptanya penanammodal nan tidak hanya aktif berinvestasi, tetapi juga mempunyai pemahaman nan baik mengenai pengelolaan finansial dan akibat investasi. (E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia