Kejar Swasembada Gula, Pemerintah Diminta Optimalkan Lahan Tebu

Sedang Trending 39 menit yang lalu

Tangguh Yudha , Jurnalis-Senin, 03 Agustus 2026 |18:58 WIB

Kejar Swasembada Gula, Pemerintah Diminta Optimalkan Lahan Tebu

Petani Tebu (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah mewajibkan industri gula rafinasi mempunyai kebun tebu sendiri untuk mengejar sasaran swasembada gula nasional. 

Terkait perihal itu, Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (Aptri) menilai kebijakan nan mewajibkan industri gula rafinasi mempunyai kebun tebu sendiri untuk mendukung sasaran swasembada gula nasional susah direalisasikan dalam waktu dekat.

Ketua Dewan Pimpinan Nasional Aptri Soemitro Samadikoen mengungkap tantangan terbesar terletak pada kesiapan lahan. 

Dia memperkirakan dibutuhkan tambahan sekitar 700.000 hektar untuk memenuhi sasaran pemerintah.

“Pertanyaannya, apakah tersedia lahan 700.000 hektar untuk ditanam dalam dua tahun? Kita bicara soal lahan, bukan sekadar menanam,” ungkap Soemitro dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).

Menurutnya, pihaknya sejak lama telah mengingatkan bahwa rencana pengembangan perkebunan tebu di Merauke susah diwujudkan lantaran terkendala kesiapan lahan dan infrastruktur.

"Kami sejak beberapa tahun lampau sudah mengkritisi sasaran produksi gula dari Merauke. Dari sisi lahan dan infrastruktur, itu susah diwujudkan,” kata Soemitro.

Selain masalah lahan, dia menekankan bahwa pabrik gula rafinasi pada dasarnya tidak dirancang untuk langsung mengolah tebu. Selama ini, bahan baku utama mereka adalah gula mentah alias gula separuh jadi nan diimpor.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com