Manchester City vs Coventry City: The Citizens Bidik 3 Kemenangan Beruntun

Sedang Trending 1 hari yang lalu
 The Citizens Bidik 3 Kemenangan Beruntun Jadwal laga Manchester City vs Coventry City.(Google)

MANCHESTER City berkesempatan melanjutkan start sempurna di Liga Primer Inggris 2026/27 saat menjamu Coventry City di Stadion Etihad, Sabtu (5/9). City mengawali musim dengan kemenangan atas Bournemouth dan Crystal Palace. Setelah menang tipis 2-1 atas Bournemouth, pasukan Enzo Maresca tampil meyakinkan dengan menundukkan Palace 4-1 melalui dua gol Rayan Cherki dan dua gol Erling Haaland.

Maresca mulai menerapkan permainan berbasis penguasaan bola. City menjadi tim dengan umpan sukses terbanyak di Liga Primer sejauh ini, ialah 1.315 umpan. Akurasi umpan mereka juga mencapai 90,9%. "Kami bagus ketika menguasai bola, tetapi juga sangat, sangat bagus saat tidak menguasai bola," ujar Maresca seperti dikutip dari laman resmi klub, mancity.com.

City juga mempunyai catatan kandang nan kuat. Mereka hanya kalah dua kali dalam 20 pertandingan kandang terakhir di kasta tertinggi sejak awal musim lalu. Dalam lima musim terakhir, City juga empat kali memenangi dua laga kandang pertama mereka.

Namun, Coventry datang dengan kondisi berbeda. Tim didikan Frank Lampard belum meraih poin dan belum mencetak gol dalam dua pertandingan awal setelah promosi sebagai juara Championship musim lalu. Coventry kalah 0-3 dari Arsenal pada laga pembuka sebelum takluk 0-1 dari Hull City di kandang. Lampard mengakui timnya tetap mempunyai banyak pekerjaan rumah.

Di tengah situasi tersebut, Coventry mempunyai catatan menarik saat menghadapi City. Mereka tidak terkalahkan dalam delapan pertemuan terakhir di kasta tertinggi, dengan empat kemenangan dan empat imbang. Namun, pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada Maret 2002 ketika City menang 4-2 di Maine Road.

Laga tersebut juga menjadi momen spesial bagi Lampard. Mantan gelandang City itu kembali ke Etihad sebagai pembimbing Coventry. Lampard hanya semusim memihak City pada 2014/15. Ia mencatat 38 penampilan dan mencetak delapan gol. Pada laga terakhirnya di Etihad, Lampard mendapat penghormatan unik dari suporter dan rekan-rekannya.

"Untuk para suporter menunjukkan begitu banyak rasa hormat kepada saya, lampau mencetak gol nan terasa seperti takdir, itu menjadi perpisahan pribadi nan sangat indah," ujar Lampard pada 2024 dikutip dari laman resmi Manchester City.

Kini, Lampard kembali ke Etihad dengan misi berbeda. Ia bakal mencoba membawa Coventry menghentikan laju City sekaligus meraih poin dan gol pertama mereka di Liga Primer musim ini. Di sisi lain, Maresca menegaskan City kudu bisa menjaga intensitas permainan menghadapi musuh mana pun.

"Jika kami bisa menyamai gairah dan intensitas lawan, dengan kualitas nan kami miliki, kami bisa melakukan sesuatu nan penting," kata Maresca. (Ndf/P-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia