Ilustrasi pelayanan kesehatan.(MI)
PEMERINTAH Malaysia terus mendorong penguatan kerja sama dengan Indonesia di sektor wisata medis melalui peningkatan kualitas jasa kesehatan, kemudahan akses transportasi, serta pengembangan paket wisata nan dapat dinikmati pasien dan keluarga.
Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Dato' Muzafar Shah Mustafa mengatakan hubungan erat kedua negara menjadi landasan krusial dalam memperluas kerja sama di beragam sektor, termasuk perdagangan, pariwisata, pendidikan, dan wisata medis.
Menurut dia, kepercayaan menjadi salah satu aspek utama nan dipertimbangkan masyarakat ketika memilih jasa kesehatan di luar negeri.
"Saya percaya kepercayaan asas utama. Keputusan seseorang berobat di luar negara butuh teliti mulai dari mutu, penerbangan, penginapan, hingga wisata," kata Muzafar Shah di Jakarta, Jumat (16/10).
Ia mengatakan Malaysia berkomitmen mengembangkan jasa wisata medis melalui kemudahan pelayanan dan nilai nan kompetitif. Kerja sama di sektor penerbangan, perhotelan, dan promosi internasional juga terus diperkuat untuk memudahkan pasien beserta family selama berada di Malaysia.
Sementara itu, Chief Executive Officer Malaysia Healthcare Travel Council Dato' Suriaghandi Suppiah mengatakan wisata medis tidak hanya berangkaian dengan pemilihan rumah sakit, tetapi juga mencakup kepercayaan, kenyamanan, dan rasa kondusif bagi pasien serta keluarga.
Menurut dia, pasien dari Indonesia maupun Malaysia umumnya melakukan perjalanan berobat dengan didampingi personil family sehingga kebutuhan pendamping juga perlu diperhatikan.
" Wisata kesehatan Malaysia dibangun melalui kehangatan dan rasa aman. Dengan begitu, para pasien beserta family mendapatkan akomodasi terbaik, jasa kesehatan terjamin, serta kenyamanan secara menyeluruh," kata Suriaghandi.
Selain jasa kesehatan, wisata medis juga berpotensi mendorong sektor pariwisata, antara lain melalui promosi kuliner, budaya, dan destinasi rekreasi nan menarik bagi visitor Indonesia.
Salah satu wilayah nan dikembangkan sebagai lokasi wisata medis sekaligus wisata family adalah Selangor. Wilayah tersebut menawarkan akses transportasi nan terhubung dengan sejumlah bandar udara serta beragam pilihan akomodasi kesehatan dan destinasi wisata.
Melalui konsep "Heal & Explore Selangor", visitor dapat mengakses jasa kesehatan sekaligus menikmati wisata budaya, kuliner, alam, dan rekreasi.
EXCO Kerajaan Tempatan dan Pelancongan Negeri Selangor Dato' Ng Suee Lim mengatakan visitor Indonesia dapat mencapai Selangor melalui Kuala Lumpur International Airport (KLIA), KLIA Terminal 2 (KLIA2), maupun Subang SkyPark Airport.
Menurut dia, akses transportasi tersebut memudahkan perjalanan menuju rumah sakit, hotel, dan beragam lokasi wisata di Selangor.
"Yang membedakan Selangor dengan lokasi wisata medis lain adalah menawarkan pengalaman nan menyeluruh, menggabungkan perawatan medis berbobot dengan beragam produk pariwisata nan sesuai untuk setiap jenis pengunjung," kata Ng Suee Lim.
Sejumlah akomodasi kesehatan di Selangor antara lain Sunway Medical Centre, Subang Jaya Medical Centre (SJMC), Thomson Hospital Kota Damansara, KPJ Damansara Specialist Hospital, Avisena Specialist Hospital, Ara Damansara Medical Centre, Columbia Asia Hospitals, KPJ Klang Specialist Hospital, dan Selgate Healthcare.
Fasilitas tersebut menawarkan beragam jasa kesehatan, termasuk pemeriksaan kesehatan menyeluruh, kardiologi, onkologi, ortopedi, gastroenterologi, serta fertilitas dan bayi tabung alias in vitro fertilization (IVF). Layanan itu didukung teknologi medis dan tenaga kesehatan spesialis.
Selain jasa kesehatan, visitor dapat menikmati beragam kuliner unik Selangor, seperti sate Kajang, nasi lemak, nasi ambeng, nasi daun pisang, roti canai, dan hidangan laut, serta beragam pilihan makanan nan mencerminkan keragaman budaya setempat. (Iam/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·