Mahasiswi di Blitar Buang Bayi di Depan Rumah Sendiri, Berharap Dirawat Ortu

Sedang Trending 56 menit yang lalu

Jakarta -

Kasus penemuan bayi wanita di Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, menemui titik terang. Polisi mengungkap bahwa ibu bayi tersebut diduga merupakan wanita berinisial APH (21), nan sebelumnya menjadi saksi dalam penemuan bayi itu.

"Benar bahwa terduga pelaku pembuang bayi nan sebelumnya ditemukan di depan rumah penduduk di Desa Ngaglik ialah wanita berinisial APH (21). Terduga pelaku nan tidak lain adalah saksi, dan juga anak kandung dari PN (53) nan melapor temuan bayi itu," Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar, dilansir detikJatim, Sabtu (17/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Samsul mengatakan APH mengaku sengaja meletakkan bayinya di depan rumah agar keberadaannya diketahui oleh orang tuanya. APH berambisi orang tuanya bersedia merawat bayi tersebut.

"Awalnya family APH ini tidak mengetahui bahwa APH sedang mengandung lantaran statusnya nan tetap bujang, dan seorang mahasiswa. Sementara APH sengaja meletakkan bayi itu di depan pagar rumahnya, agar didengar oleh ibunya," katanya.

Saat ini, pihaknya tetap menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. Dia mengatakan APH tetap menjalani perawatan pascamelahirkan di RSUD Srengat.

Sejumlah peralatan bukti juga telah diamankan. Barang bukti tersebut antara lain gunting berwarna hijau, celana pendek biru, kaus hitam, dan handuk merah.

"Untuk motif alias argumen membuang bayi itu tetap belum diketahui, kami menunggu kondisi APH ini membaik dulu lantaran arena tetap dalam perawatan. Termasuk gimana dan dimana melahirkan itu, bakal kami sampaikan lebih lanjut," tandasnya.

Baca selengkapnya di sini.

(amw/dhn)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑