Penerima Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Rusia, Gerry Utama meraih Ki Hajar Dewantara Award.(Baznas)
Penerima Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Rusia, Gerry Utama meraih Ki Hajar Dewantara Award di Bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) 2026 dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Moskow. Penghargaan itu diberikan atas kontribusinya dalam penguatan hubungan Indonesia dan Rusia melalui riset Polar-Tropical Sciences.
Penghargaan tersebut diberikan dalam aktivitas Ki Hajar Dewantara Award 2026 nan digelar di KBRI Moskow, Rusia. Kegiatan itu mengusung tema Peran Diplomasi Mahasiswa Indonesia di Rusia sebagai corak apresiasi terhadap mahasiswa Indonesia nan dinilai memberikan akibat signifikan bagi hubungan bilateral Indonesia dan Rusia.
Gerry Utama merupakan mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia Baznas Rusia nan saat ini menempuh studi doktoral (Ph.D.) di bagian Geomorfologi dan Paleogeografi di Institute of Earth Sciences Saint Petersburg State University, Rusia.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, menyampaikan rasa bangga atas capaian Gerry nan dinilai bisa membawa nama baik Indonesia sekaligus menunjukkan kontribusi nyata mahasiswa bimbingan Baznas di tingkat internasional.
“Prestasi nan diraih Gerry Utama menjadi kebanggaan bagi Baznas dan masyarakat Indonesia. Ini menunjukkan dana amal nan dikelola secara baik dan amanah dapat melahirkan sumber daya manusia berbobot nan bisa berkecimpung di level dunia serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pengetahuan pengetahuan dan hubungan antarnegara,” ujar Idy dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/5).
Idy menegaskan, Baznas bakal terus memperkuat program Beasiswa Cendekia Baznas untuk menjangkau lebih luas masyarakat nan memerlukan akses pendidikan. Diharapkan, dapat melahirkan generasi nan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mempunyai kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
Sementara itu, Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, Jose Antonio Morato Tavares menyampaikan apresiasi kepada semua mahasiswa penerima penghargaan.
Ia juga menekankan, pentingnya internalisasi nilai-nilai nan diwariskan oleh Ki Hajar Dewantara sebagai landasan etik dan intelektual dalam menempuh pendidikan. Selain itu, mahasiswa diharapkan bisa mengoptimalkan perannya sebagai pemasok diplomasi nan berkontribusi pada penguatan hubungan Indonesia dengan Rusia.
Pada kesempatan tersebut, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Moskow, Khoirul Rosyadi mengucapkan terima kasih atas kontribusi mahasiswa Indonesia di Rusia. Ia juga menyampaikan, agar mahasiswa Indonesia di Rusia untuk terus meningkatkan semangat dan prestasinya.
Mahasiswa penerima BCB Rusia, Gerry Utama menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan nan diterimanya.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar dan berkontribusi bagi Indonesia. Saya berterima kasih kepada Baznas RI nan telah memberikan support pendidikan sehingga saya dapat mengembangkan riset di bagian sains dan iklim,” kata Gerry.
Kontribusi Gerry dalam penelitian Antarktika dimulai saat dia menempuh studi magister Quaternary Paleogeography di Saint Petersburg State University. Pada 2024, dia berasosiasi dalam misi 69th Russian Antarctic Expedition dengan konsentrasi penelitian pemetaan geomorfologi di Pulau King George, Antarktika. Saat ini, Gerry meneliti ice core di Antarktika dan sejumlah wilayah tropis untuk mengkaji perubahan iklim nan pernah terjadi di Bumi pada masa lampau. Penelitian tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman ilmiah mengenai dinamika suasana global. (E-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·