Fahmi Firdaus
, Jurnalis-Senin, 14 September 2026 |05:05 WIB

Jenderal TNI (Purn) Abdullah Mahmud Hendropriyono/Okezone
JAKARTA - Jenderal TNI (Purn) Abdullah Mahmud Hendropriyono kudu berjuang selama setahun untuk mendapatkan hati sang istri, Tati Mulya. Pertemuan AM Hendropriyono dan Tati jauh dari nuansa romantis.
Keduanya berjumpa di tempat latihan karate nan dipimpinan Sensei Latif. Hendropriyono saat itu tinggal asrama Kopassus yang sama dengan Latif. Dia tak sengaja mendengar Sensei Latif menelepon Tati untuk datang latihan. Dari situ timbul kemauan Hendro untuk berjumpa dengan wanita misterius itu.
Pertemuan itu pun terjadi, AM Hendropriyono langsung jatuh hati dengan kecantikan paras Tati. Namun berbeda dengan Tati, dia mengaku tak merasakan apa-apa saat pertama kali berjumpa dengan prajurit Kopassus nan kelak menjadi suaminya itu.
Saat itu, Tati nan menyandang sabuk kuning kudu mengikuti ujian kenaikan tingkat di kelas karate. Sementara Hendropriyono nan memegang sabuk cokelat bekerja mengawasi ujian long march nan menempuh jarak sekitar 57 kilometer dari Ambarawa hingga Magelang. Kesempatan ini tak disia-siakan Hendropriyono untuk mendapatkan perhatian Tati.
Gebrakan pertamanya adalah dengan meminjamkan topi kepada Tati agar tidak terlalu panas tersengat sinar matahari. Lucunya, Hendropriyono tak berani meminjamkan langsung kepada sang pujaan hati tapi melalui Sensei Latif.
Perhatian mini itu rupanya membikin hati Tati berbunga-bunga. Mulai tumbuh di hatinya benih-benih cinta kepada sang prajurit. "Dulu dititipin topi saja sudah senang banget," kata Tati dikutip dari kitab Love Story, Kisah Cinta Tokoh-Tokoh Terkemuka terbitan Harian Seputar Indonesia (2009), dikutip, Minggu (13/9/2026).
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·