Macron Tegaskan Demonstrasi Ilegal Bakal Dilarang di Prancis

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Arief Setyadi , Jurnalis-Jum'at, 23 Oktober 2026 |09:24 WIB

Macron Tegaskan Demonstrasi Ilegal Bakal Dilarang di Prancis

Presiden Prancis Emmanuel Macron (Foto: AFP)

PRANCIS - Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan demonstrasi terlarangan bakal dilarang dalam beberapa hari mendatang. Sementara itu, golongan terorganisasi, seperti serikat pekerja, bakal ditawari jalur pengganti untuk menggelar demonstrasi guna melindungi tempat usaha.

Macron menyampaikan pernyataan tersebut setelah berjumpa dengan para pejabat intelijen dan menteri senior pada Kamis pagi, 22 Oktober 2026  untuk membahas krisis tersebut, sebagaimana dilansir Indiana Today.

Dia juga mengungkap bahwa golongan ultra-kiri nan "menghasut" serta para perusak berada di kembali kerusuhan dan penjarahan nan terjadi di sejumlah wilayah di Prancis pada Sabtu lalu.

Diketahui, kerusuhan nan melanda sejumlah wilayah di Prancis berujung pada penangkapan lebih dari 2.300 orang. Kementerian Dalam Negeri Prancis melaporkan nyaris 1.000 polisi dan personil gendarmerie terluka dalam demonstrasi nan berjalan pada Sabtu, 17 Oktober 2026.

Korban luka juga bertumbangan dari kalangan demonstran. Salah seorang peserta tindakan apalagi dilaporkan kehilangan tangan akibat terkena granat pengendali massa nan dilemparkan polisi.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin news lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑