Luas Karhutla di Klaten Mencapai 138,83 Hektare 

Sedang Trending 20 jam yang lalu
Luas Karhutla di Klaten Mencapai 138,83 Hektare  BPBD Kabupaten Klaten melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran rimba dan lahan di wilayah Kabupaten Klaten.(Dok. BPBD Klaten)

KABUPATEN Klaten, Jawa Tengah, mencatat sebanyak 114 kejadian kebakaran rimba dan lahan (karhutla) nan tersebar di 19 wilayah kecamatan sepanjang periode 21 Januari hingga 31 Agustus 2026.

Berdasarkan info Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, kejadian karhutla Klaten tersebut menghanguskan beragam jenis area, meliputi lahan kosong seluas 818.421 meter persegi (m2), rumpun bambu 9.135 m2, area rimba 556.920 m2, hingga tempat pemrosesan akhir (TPA) sampah seluas 3.800 m2.

“Dengan demikian, total luas karhutla dalam periode lima bulan terakhir mencapai 1.388.276 m2 alias sekitar 138,83 hektare,” ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten, Anjung Darojati, Kamis (3/9).

Lima kecamatan dengan gelombang kejadian karhutla Klaten tertinggi, yakni:

  • Kecamatan Bayat: 21 kejadian
  • Kecamatan Ceper: 21 kejadian
  • Kecamatan Pedan: 20 kejadian
  • Kecamatan Delanggu: 10 kejadian
  • Kecamatan Klaten Selatan: 7 kejadian

Sementara itu, dari sisi luas area nan terdampak, Kecamatan Bayat menjadi wilayah terluas dengan kerusakan mencapai 418.720 m2. Disusul oleh Kecamatan Pedan seluas 264.500 m2, Kecamatan Wedi 200.000 m2, Kecamatan Gantiwarno 180.149 m2, dan Kecamatan Ceper seluas 104.755 m2.

Sebagai langkah antisipasi dan pencegahan, BPBD Klaten meminta partisipasi aktif masyarakat untuk menjaga lingkungan, terutama di tengah kondisi cuaca nan memicu kekeringan.

“Untuk pencegahan karhutla, kami mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan langkah membakar, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan,” tegas Anjung Darojati. (H-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia