Lokasi Bekas Karhutla Disegel usai Terbukti Ditanami Sawit

Sedang Trending 56 menit yang lalu
Lokasi Bekas Karhutla Disegel usai Terbukti Ditanami Sawit Penyegelan lahan jejak karhutla nan disinyalir ditanami sawit.(dok.istimewa)

MENTERI Kehutanan (Menhut) Raja Antoni turun langsung melakukan penyegelan di letak nan terdampak kebakaran rimba dan lahan (karhutla). Penindakan dilakukan sebagai bagian dari penegakan norma terhadap aktivitas di letak tersebut.

Penyegelan dilakukan di Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan, Kalimantan Barat, Selasa (8/9). Menhut Raja Antoni mengatakan penyegelan tersebut dilakukan sesuai dengan perintah Presiden Prabowo Subianto. Ia juga menyoroti adanya aktivitas penanaman sawit setelah asap di letak baru saja padam.

“Sesuai dengan perintah bapak presiden. Ini banyak sekali nan nakal. Ini (di letak penyegelan) baru aja asapnya padam tapi sudah mulai ditanam sawit ini ya,” ujar Menhut Raja Antoni.

Menhut mengatakan Gakkum Kehutanan berbareng Polri dan KPH Ketapang melakukan penegakan norma terhadap aktivitas tersebut. Selama proses pidana berjalan di Polda Kalimantan Barat, pihak nan berada di letak dilarang masuk ke letak maupun melakukan aktivitas.

“Yang pertama tentunya ini dilarang masuk, dilarang melakukan aktivitas apa-apa, sembari pidananya sedang berproses juga di Polda Kalimantan Barat,” katanya.

Dalam penindakan di lapangan, satu perangkat berat telah disita. Menhut menyebut perangkat berat tersebut disita setelah ditemukan aktivitas di letak nan sebelumnya terdampak karhutla dan sekarang mulai ditanami sawit.

“Ya itu, mereka dengan sewenang-wenang ya mereka bakar, masyarakat menjadi napas sesak, nah kemudian mereka udah mulai tanam sawit. Oleh lantaran itu sudah kita tindak, udah kita sita perangkat beratnya dan sedang diproses di Polda. Kerjasama dengan Gakkum Kehutanan,” ujar Menhut.

Menhut Raja Antoni juga menyebut total luasan nan terbakar di area tersebut sekitar 2.400-an. Ia menegaskan proses pidana bakal dilanjutkan sesuai dengan perintah Presiden. (Ant/P-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia