
Primaria Fest
JAKARTA - Beberapa tahun terakhir, lanskap musik Indonesia mengalami pergeseran signifikan. Genre seperti koplo dan Indonesian Bounce Music (IBM) nan sebelumnya sering dianggap sebagai guilty pleasure, sekarang berkembang pesat dan menjelma menjadi bagian dari identitas generasi masa kini.
Didorong oleh platform digital dan budaya komunitas, Indonesian Bounce Music tidak lagi hanya dinikmati secara personal, tetapi telah menjadi kejadian campuran nan datang di beragam panggung, klub, hingga festival. Tren ini membuka ruang baru bagi eksplorasi musik lokal nan lebih ekspresif, inklusif, dan dekat dengan keseharian audiens.
Melihat momentum tersebut, PRIMARIA FEST 2026 datang sebagai arena pagelaran musik nan secara unik mengangkat Indonesian Bounce Music ke panggung nan lebih luas.
“PRIMARIA FEST adalah platform pagelaran nan diinisiasi oleh RESONINE, nan berfokus pada pengembangan ekosistem imajinatif melalui musik, pengalaman, dan komunitas. Tidak seperti pagelaran musik pada umumnya, PRIMARIA FEST mengedepankan konsep experience-driven, sehingga audiens tidak hanya menjadi penonton, tetapi bagian aktif dari keseluruhan acara,” ungkap Reza Lubis, Festival Director PRIMARIA FEST.
Line-up
PRIMARIA FEST 2026 bakal datang di empat kota utama di Indonesia, diantaranya Tegal (5 Juni), Sukabumi (10 Juli), Bekasi (21 Agustus), Semarang (11 September). Di setiap kota, bakal datang sekitar 6–7 artis dengan kombinasi headline acts, talenta lokal, hingga performer koplo dan DJ nan relevan dengan kultur Indonesian Bounce Music.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·