Rohman Wibowo
, Jurnalis-Selasa, 16 Juni 2026 |14:20 WIB

Menteri Ara (Foto: Okezone)
JAKARTA - Pemerintah mempercepat realisasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di area Jakarta. Jangkauan program, sekarang turut merenovasi toko-toko nan kurang layak milik masyarakat berpenghasilan rendah.
Kementerian PKP menerapkan sistem Pemilihan Toko Terbuka (PTT) guna memastikan penggunaan anggaran negara melangkah secara transparan, hemat, dan akuntabel.
Di Kelurahan Kalianyar, proses PTT ini melangkah di bawah koordinasi Kepala Pusat Pengembangan SDM, Iriyanto. Melalui sistem ini, penduduk penerima faedah diberi kebebasan untuk menentukan sendiri penyedia bahan gedung secara terbuka.
Toko-toko nan berperan-serta dalam pemilihan ini meliputi Toko Hidup Makmur dan Toko Sinar Bangun Jaya. Hasil dari penerapan sistem tersebut terbukti bisa menghemat anggaran negara hingga kisaran Rp9 juta.
Menteri PKP Maruarar Sirait menerangkan bahwa penerapan metode PTT merupakan terobosan baru nan tidak hanya menghemat anggaran, tetapi juga memperkuat integritas program agar bersih dari praktik korupsi.
"Sistem PTT dilakukan selain berfaedah untuk efisiensi anggaran, juga dapat digunakan kembali untuk kepentingan rakyat dengan langkah nan transparan, baik, betul dan antikorupsi," ujar Maruarar dalam keterangan resmi, Selasa (16/6/2026).
Maruarar menekankan soal setiap rupiah biaya publik nan dialokasikan dalam Program BSPS wajib diawasi secara terbuka dan dipertanggungjawabkan oleh semua pihak terkait. "Ini duit negara nan kudu diawasi, kudu transparan dan tidak boleh korupsi. Ada efisiensi sekitar Rp9 juta, saran saya berikan kepada nan paling miskin dan nan paling tua agar kita bisa berkeadilan untuk rakyat," tegas dia.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·