Rohman Wibowo
, Jurnalis-Rabu, 15 April 2026 |08:23 WIB

Surat Utang Negara (Foto: Okezone)
JAKARTA - Kementerian Keuangan mencatatkan transaksi atas hasil lelang Surat Utang Negara (SUN) dengan total penawaran nan masuk mencapai Rp78,4 triliun, alias lebih tinggi dibandingkan lelang periode sebelumnya di nomor Rp58,22 triliun. Nilai penawaran dari penanammodal atas instrumen utang ini didapat dari penyelenggaraan lelang pada Selasa (14/4/2026).
Dalam lelang kali ini, pemerintah menawarkan sembilan seri surat utang kepada publik. "Total nominal nan dimenangkan dari kesembilan seri nan ditawarkan tersebut adalah Rp 42 triliun," demikian quote merujuk laman Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Rabu (14/4/2026).
Adapun sembilan seri SUN nan dilelang meliputi: SPN01260516 (penerbitan baru), SPN03260715 (penerbitan baru), serta tujuh seri lainnya melalui sistem reopening, ialah SPN12270401, FR0109, FR0108, FR0106, FR0107, FR0102, dan FR0105.
Seri FR0109 menjadi primadona dalam lelang pekan ini dengan mencatatkan penawaran masuk tertinggi, ialah sebesar Rp 44,4 triliun. Pemerintah akhirnya menyerap Rp 23,55 triliun dari seri tersebut dengan yield tertimbang sebesar 6,27225 persen, dengan agenda jatuh tempo pada 15 Maret 2031.
Meski sasaran awal lelang pekan ini ditetapkan sebesar Rp 36 triliun, pemerintah mempunyai diskresi untuk menetapkan nominal kemenangan nan lebih tinggi alias lebih rendah dari sasaran sugestif tersebut, dengan pemisah maksimal penyerapan hingga 150 persen dari target.
Sebagai perbandingan, pada lelang SUN dua pekan sebelumnyayakni 31 Maret 2026, Kemenkeu juga melelang sembilan seri SPN dan FR dengan total penyerapan biaya mencapai Rp 40 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa pada lelang kali ini, pemerintah sukses menghimpun pendanaan nan lebih besar dibandingkan periode sebelumnya.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·