Jakarta -
Anggota Komisi I DPR RI, Farah Puteri Nahlia, menyambut baik kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto ke Moskow, Rusia, untuk berjumpa dengan Presiden Vladimir Putin. Ia menyebut kerja sama tersebut krusial dalam menjaga stabilitas dan perdamaian di tengah bentrok Timur Tengah.
"Kami menyambut baik lawatan Presiden ke Moskow sebagai langkah konkret untuk memperkuat hubungan strategis antara Indonesia dan Rusia. Penguatan kemitraan ini penting, tidak hanya bagi kepentingan nasional, tetapi juga sebagai bagian dari kontribusi Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian di tengah dinamika global," kata Farah dalam keterangannya, Jumat (17/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Legislator PAN ini berpandangan penguatan hubungan antara RI dan Rusia menjadi langkah nan relevan dalam jangka panjang. Ia menyebut menjaga keseimbangan hubungan dengan beragam negara menjadi kunci agar Indonesia tetap mempunyai posisi tawar nan kuat.
"Pendekatan ini mencerminkan prinsip politik luar negeri bebas aktif nan selama ini kita pegang," katanya.
Farah menilai kemitraan dengan Rusia dapat berkontribusi pada terciptanya stabilitas area dan global. Ia berambisi pertemuan itu bisa menjadi langkah sistematis di tengah bentrok global.
"Harapan kami, pertemuan tingkat tinggi ini juga dapat mendorong langkah konkret dalam membangun komunikasi nan lebih konstruktif di antara pihak-pihak nan bersitegang," ujar Farah.
"Jika Indonesia bisa mendorong sinergi dengan Rusia dalam meredakan ketegangan, ini tentu menjadi capaian diplomasi nan signifikan," tambahnya.
Ia menilai Rusia dapat menjadi mitra krusial dalam mendukung ketahanan daya nasional, terutama di tengah ketidakpastian pasokan dunia saat ini. Farah menekankan agar setiap kesempatan kerja sama dapat dikawal dengan baik.
"Pada akhirnya, nan paling krusial adalah gimana setiap kerja sama nan terjalin bisa berakibat langsung bagi masyarakat," ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto berjumpa Presiden Rusia Vladimir Putin, di Istana Kremlin, Moskow, Senin (13/4/2026). Prabowo menyebut mau konsultasi dengan Putin soal langkah menghadapi kondisi geopolitik nan terus alami perubahan secara cepat.
Menurut Prabowo, Rusia mempunyai peran nan positif dalam menghadapi kondisi dunia saat ini.
"Karena itu kami merasa sangat perlu untuk konsultasi gimana kita hadapi situasi ke depan," ujar Prabowo dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (13/4/2026).
(dwr/maa)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·