Korban ledakan KMP Aceh Hebat 2 di Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh, Provinsi Aceh.(MI/Amiruddin Abdullah Reubee)
PERISTIWA ledakan terjadi pada bagian bilik mesin menimpa Kapal Motor Penumpang (KMP) Aceh Hebat 2 saat bersandar di dermaga Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Provinsi Aceh.
Musibah nan belum diketahui secara persis penyebabnya itu terjadi pada Jumat (12/6) pagi menjelang siang sekitar pukul 10.45 WIB, beberapa saat setelah tiba barlayar dari Pulau Weh, Sabang. Kala itu kapal baru tiba mengangkut penumpang dari Pelabuhan Balohan Sabang nan berangkat sekitar pukul 08.00 WIB dan tiba di Ulee Lheue, pukul 10.00 WIB.
Sesuai Informasi diperoleh Media Indonesia, peristiwa itu berasal ketika awak kapal memperkenalkan peralatan komponen elektronic elektro motor hydraulic kepada mahasiswa taruna alias condet Politeknik Pelayaran Malahayati. Komponen eletronik itu terpasang pada pintu sekat rapat ruang mesin.
Akibat ledakan nan belum diketahui penyebabnya itu, 12 mahasiswa Politeknik Perkapalan mengalami luka bakar. Lalu 2 orang awak kapal pengadaan Pemerintah Provinsi Aceh itu juga ikut menjadi korban.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan, membenarkan terjadi kecelakaan pada KMP Aceh Hecate 2 itu. Namun, tidak menyebut secara persis penyebab ledakan dan kebakaran pada bagian bilik mesin itu.
Untuk penanganan medis, semua korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin, Banda Aceh. Mereka dievaluasi dari Pelabuhan Ulee Lheue menggunakan Bus Trans-Kuta Raja dan Ambulans Rumah Sakit Meraxa Banda Aceh.
Adapun info lain dari RSUZA, menyebut jumlah korban kebakaran sudah mencapai 20 orang. Namun, tidak disebutkan nama-nama nan sekarang dirawat medis di rumah sakit berpelat merah milik Pemerintah Provinsi Aceh itu.
"Ya sudah dibawa ke RSUZA. Semuanya sedang penanganan medis," tutur Dokter Muda Ghina Zuhaira, tenaga medis RSUZA Banda Aceh. (MR/E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·