Ilustrasi(Dok Diskominfo Bandung)
ANTUSIASME jutaan bobotoh dalam seremoni juara Persib kembali mengubah wajah Kota Bandung. Arak-arakan kemenangan nan dimulai dari area Gedung Sate menuju Pendopo Kota Bandung berjalan meriah, meski diwarnai kepadatan luar biasa di sejumlah ruas jalan.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengungkapkan, tingginya animo masyarakat membikin perjalanan rombongan melangkah jauh lebih lama dari sasaran awal.
“Berjalan sih bisa, dikatakan lancar tidak juga jika padat sangat. Jadi memang sangat tersendat. Target kita harusnya sampai pukul 11.00 WIB, sampai pukul 13.00 WIB belum nyampe,” ucapnya.
Menurut Farhan, euforia kemenangan Persib kali ini mempunyai nuansa berbeda dibanding tahun sebelumnya. Jika sebelumnya pusat keramaian terfokus di area Gasibu, sekarang lautan Bobotoh memenuhi nyaris seluruh jalur konvoi dari Gedung Sate hingga Pendopo.
“Tahun lampau dari Balai Kota ke Gedung Sate, sekarang dari Gedung Sate ke Pendopo. Karena hari ini sejarah,” terangnya.
Farhan menilai kepadatan terjadi lantaran masyarakat tersebar di sepanjang jalan konvoi. Kondisi itu membikin arus pergerakan rombongan melambat.
“Kalau tahun lampau di Gasibu tetap dibuka, jadi semua orang tumplak-belak di sana. Sekarang kapasitasnya seperti di Gasibu jadi orang memenuhi sepanjang jalan,” tandasnya.
Di tengah kemeriahan tersebut, Farhan mengaku sempat turun langsung menertibkan sejumlah kendaraan nan parkir sembarangan dan menghalang akses jalan. Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada penduduk atas ketidaknyamanan nan terjadi selama seremoni berlangsung.
“Saya terpaksa menertibkan beberapa pihak. Parkir sembarangan, menghalangi jalan itu saya minta maaf sekali kepada warga,” tuturnya.
Tak hanya dipenuhi bobotoh, seremoni juara juga dihadiri sejumlah legenda Persib, termasuk skuad era 1994-1995 di bawah ketua Indra Thohir. Kehadiran para legenda menambah nuansa emosional dalam seremoni nan disebut sebagai momentum berhistoris bagi Kota Bandung. Ia memperkirakan antusiasme masyarakat belum bakal surut dalam waktu dekat. Namun, aktivitas seremoni bakal disterilkan sementara pada Senin lantaran adanya kunjungan Presiden RI.
“Saya tetap memperkirakan besok tetap ramai. Tapi besok hari Senin kita sterilkan dulu beberapa saat lantaran ada kunjungan Bapak Presiden Prabowo," sambungnya. (H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·