Latihan Bersama Persiapan Upacara HUT RI Dimulai

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Latihan Bersama Persiapan Upacara HUT RI Dimulai Ilustrasi(Dok Istimewa)

PERSIAPAN upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai memasuki tahap latihan berbareng di Istana Merdeka. Setelah sebelumnya berlatih secara terpisah, tim upacara dan Paskibraka sekarang mulai disatukan dalam rangkaian gladi persiapan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan tahapan tersebut dilakukan setelah masing-masing tim menjalani latihan secara berdikari selama beberapa waktu terakhir. Persiapan berbareng ini mulai digelar di Istana Merdeka pada Selasa (11/8).

"Jadi tim upacara berlatih sendiri, Paskibraka berlatih sendiri, kemudian hari ini sudah mulai kita latihan berbareng di Istana," kata Prasetyo usai menyaksikan persiapan pengibaran bendera HUT ke-81 RI di laman Istana Merdeka, Selasa (11/8).

Dia menjelaskan, latihan nan berjalan hari ini tetap berupa gladi parsial. Tahapan tersebut menjadi bagian dari penyesuaian awal sebelum seluruh rangkaian persiapan memasuki tahap nan lebih mendalam.

Karena tetap berada pada tahap awal, belum banyak pertimbangan nan diberikan terhadap penyelenggaraan latihan hari ini. Pemerintah bakal melakukan pemeriksaan dan perbaikan lebih lanjut ketika gladi kotor mulai dilaksanakan pada Rabu (12/8).

"Kalaupun ada koreksi belum terlalu banyak. Jadi mulai besok bakal ada gladi kotor. Nah kelak di situ baru mulai kita bakal lebih dalam lagi untuk mungkin melakukan perbaikan-perbaikan. Kalau sekarang tetap belum, jika untuk hari ini belum," ujarnya.

Terkait kemungkinan adanya perbedaan dalam rangkaian seremoni tahun ini, Prasetyo memastikan bakal ada perihal nan berbeda dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya. Namun, dia belum mengungkapkan detailnya lantaran menjadi bagian dari kejutan dalam seremoni HUT ke-81 RI.

"Ya, pasti ada perbedaan ya. Kalau masalah kejutannya, ya ditunggu nanti. Namanya juga kejutan," terangnya.

Selain memastikan kesiapan personel dan rangkaian upacara, pemerintah juga melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi lapangan di area Istana. Pengecekan dilakukan seiring dengan tingginya antusiasme masyarakat nan mau menyaksikan seremoni HUT ke-81 RI secara langsung.

Selama lima hari masa pendaftaran, jumlah masyarakat nan mendaftar sebagai undangan tercatat lebih dari 336.000 orang. Jumlah tersebut jauh melampaui kapabilitas awal nan hanya sekitar 5.500 orang.

Untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat, pemerintah menambah satu blok dengan kapabilitas sekitar 3.400 kursi. Undangan tersebut nantinya bakal dibagi untuk penyelenggaraan aktivitas pada pagi dan sore hari.

"Selama kemarin kami koreksi ya, bukan 4 hari, tapi selama 5 hari masa pendaftaran itu totalnya kurang lebih di atas 336.000 pendaftar gitu. nan sebenarnya kapabilitas nan memungkinkan kan hanya 5.500, tapi kami pastikan ada penambahan 3.400 bangku lagi gitu," kata Prasetyo.

Pemerintah juga mempertimbangkan penyediaan tenda bagi masyarakat nan tidak mendapatkan undangan tetapi tetap mau menyaksikan seremoni dari luar pagar Istana. Fasilitas tersebut tidak diperuntukkan bagi tamu undangan, melainkan untuk memberikan tempat menonton nan lebih layak bagi masyarakat.

"Tadi juga ada rencana mau mungkin ada penambahan tenda, tetapi bukan untuk undangan. Mungkin kami bakal siapkan untuk mengakomodasi saudara-saudara kita banyak juga nan apa, ikut nonton ya, di luar pagar Istana," ujarnya.

Prasetyo mengatakan pihaknya telah memandang langsung kondisi lapangan untuk mencari letak nan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat nan berada di luar area utama Istana.

"Jadi kami tadi cek lapangan mungkin agar menontonnya juga lebih enak, kami bakal coba siapkan tempat nan lebih representatif," tuturnya.

Di tengah meningkatnya intensitas persiapan upacara, pemerintah juga mengingatkan adanya kemungkinan penyesuaian arus lampau lintas di sekitar area Istana. Sejumlah ruas jalan, termasuk Jalan Veteran dan Merdeka Utara, berpotensi mengalami penutupan alias pengaturan lampau lintas dalam beberapa hari ke depan.

Prasetyo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan para pengguna jalan atas kemungkinan gangguan tersebut sebagai akibat dari rangkaian persiapan HUT ke-81 RI.

"Kami mau menyampaikan permohonan maaf jika mulai pagi hari ini tadi dan mungkin sampai beberapa hari ke depan di beberapa ruas jalan, Veteran maupun di apa namanya Merdeka Utara, mungkin bakal ada penyesuaian alias penutupan-penutupan lampau lintas. Jadi kami minta maaf kepada seluruh pengguna jalan, kepada seluruh masyarakat," tuturnya. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia