Seorang lansia berinisial GH (70) nyaris menjadi korban penculikan saat dia sedang berolahraga di kompleks rumahnya di area Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara. Polisi menduga pelaku sempat mempunyai alias menyalin kartu akses masuk kompleks perumahan tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP Sampson Sosa Hutapea mengatakan, penyelidikan tetap dilakukan untuk mengungkap gimana pelaku bisa lolos masuk ke area nan menerapkan sistem keamanan ketat itu.
“Sebetulnya dalam situasi selama ini di dalam kompleks tersebut, itu lantaran one-way gate system ya, dan itu juga menggunakan akses, itu keamanannya sangat terjamin. Nah, ini perlu kami tetap dalami kenapa sampai pelaku bisa masuk tanpa dicurigai. Itu nan tadi kami sampaikan, bahwa lantaran adanya akses nan dimiliki oleh pelaku sehingga pihak keamanan tidak mencurigai,” kata Sampson saat live berbareng kumparan, Minggu (14/6).
Sampson mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal terhadap korban, saksi, hingga petugas keamanan kompleks, salah satu pelaku diduga sudah pernah datang ke letak sebelumnya.
“Tentunya belum bisa kita simpulkan. Tapi kita juga mendapatkan beberapa info dari keterangan korban maupun saksi-saksi lainnya. Bisa diidentifikasi bahwa salah satu pelaku sudah pernah ke letak sebelumnya. Sehingga hasil periksa dari saksi security, akses masuk pintu masuk, mungkin salah satu pelaku sudah pernah mempunyai kartu akses alias meng-copy kartu akses tersebut, begitu Mbak,” ujarnya.
Di sisi lain, polisi telah mengidentifikasi dua terduga pelaku dalam kasus tersebut. Namun, identitas maupun peran keduanya belum diungkap lantaran penyelidikan tetap berlangsung.
“2 terduga pelaku sudah terindentifikasi,” kata Sampson.
GH diduga menjadi korban percobaan penculikan saat melangkah pagi di sekitar area PIK pada Jumat (13/6). Berdasarkan rekaman CCTV, korban sempat ditarik paksa oleh salah satu pelaku untuk dimasukkan ke dalam mobil, namun sukses melawan hingga pelaku kabur dari lokasi.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·