Laba Bank Digital Ini Tumbuh Signifikan

Sedang Trending 13 jam yang lalu
Laba Bank Digital Ini Tumbuh Signifikan Gedung Superbank(Dok.Istimewa)

PT Super Bank Indonesia Tbk (Superbank), bank dengan jasa digital nan didukung oleh Grab, Emtek, Singtel, KakaoBank, dan GXS Bank, melanjutkan momentum pertumbuhan upaya nan kuat pada awal kuartal kedua 2026.

Hingga April 2026, Superbank membukukan Laba Sebelum Pajak (Profit Before Tax/PBT) sebesar Rp142 miliar, tumbuh signifikan 1.528,8% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Kinerja positif ini mencerminkan keberhasilan strategi pertumbuhan berbasis ekosistem nan dijalankan secara disiplin dan prudent pasca IPO pada Desember 2025.

Pertumbuhan upaya Superbank terus didorong oleh ekspansi nan kuat di beragam lini utama. Total aset meningkat 71,5% yoy menjadi Rp24,0 triliun, sejalan dengan penyaluran angsuran nan mencapai Rp12,2 triliun alias tumbuh 55,4% yoy. Pertumbuhan angsuran ini salah satunya ditopang oleh semakin luasnya penetrasi produk Pinjaman Atur Sendiri (PAS) melalui beragam touchpoint strategis dalam ekosistem digital.

Di sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 98,4% yoy menjadi Rp15,1 triliun, mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap jasa dan penemuan Superbank.

Sementara itu, Pendapatan Bunga Bersih (Net Interest Income/NII) meningkat 84,5% yoy menjadi Rp671 miliar, seiring dengan pertumbuhan upaya nan sehat dan efisiensi operasional berbasis digital-first. Momentum pertumbuhan ini juga diperkuat oleh semakin dalamnya integrasi Superbank dengan ekosistem digital para pemegang sahamnya. 

LAYANAN PERBANKAN SEAMLESS
Superbank terus menghadirkan jasa perbankan nan seamless dan relevan bagi kebutuhan pengguna melalui beragam penemuan berbasis ekosistem, termasuk peluncuran ‘Kartu Untung’ berbareng KakaoBank serta integrasi PAS nan sekarang memungkinkan pengguna dalam ekosistem Grab dan OVO mengakses jasa pinjaman secara langsung tanpa perlu beranjak aplikasi alias mengunduh aplikasi Superbank secara terpisah.

Inovasi ini melengkapi beragam integrasi strategis sebelumnya, seperti pembukaan rekening langsung di aplikasi Grab sejak Juni 2024 serta ‘OVO Nabung by Superbank’, nan terus memperluas akses jasa finansial digital secara aman, praktis, dan inklusif bagi masyarakat Indonesia.

KONSOLIDASI KEUANGAN
Grab, salah satu pemegang saham utama Superbank, mengumumkan bakal melakukan konsolidasi finansial Superbank. Langkah ini dilakukan melalui pengalihan kepemilikan saham Singtel Alpha Investments Pte. Ltd. kepada GXS Bank Pte. Ltd. (GXS Bank), bank digital terkemuka asal Singapura nan dimiliki dan didukung oleh konsorsium Grab dan Singtel. 

Setelah transaksi ini selesai, kepemilikan saham Grab di Superbank secara langsung dan tidak langsung bakal meningkat menjadi lebih dari 50%, sehingga laporan finansial Superbank bakal terkonsolidasi dengan laporan finansial Grab.

Grab telah menjadi penanammodal di Superbank sejak 2022, dan transaksi ini semakin memperkuat komitmen jangka panjangnya di Superbank. Dengan support skala ekosistem Grab dan OVO nan luas di seluruh jasa ride-hailing, pengantaran makanan, dan pembayaran digital, Superbank mempunyai kelebihan untuk terus menghadirkan jasa nan lebih baik bagi pengguna Superbank maupun pengguna dalam ekosistem Grab.

Sebagai bagian dari ekosistem pemegang saham, Superbank dan Grab bakal terus memperkuat kerjasama strategis berbasis teknologi dan penemuan guna memperluas akses jasa finansial digital nan aman, relevan, dan inklusif bagi masyarakat di Asia Tenggara. Terlepas dari konsolidasi ini, Singtel tetap berkomitmen sebagai penanammodal strategis untuk mendukung GXS Bank dan Superbank dalam mendorong penemuan serta memperluas inklusi finansial bagi jutaan rakyat Indonesia. (E-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia