Bahkan tak sampai separuh tahun, jaringan flash charging BYD sekarang disebut telah beraksi lebih dari 10 ribu titik di seantero China. Sebanyak 325 kota setidaknya sudah menikmati stasiun pengisian kendaraan listrik super sigap tersebut.
Disitat Car News China, Shenzhen Longhua menjadi titik ke-10 ribu flash charging. Bahkan BYD tak segan hati membeberkan akumulasi daya listrik nan telah dikeluarkan seluruh stasiun pengisian dayanya itu, ialah sebesar 210 juta kWh!
Wakil Presiden Eksekutif BYD, He Zhiqi mengatakan catatan tersebut bisa diraih kurang dari 6 bulan ejak pertama kali akomodasi flash charging BYD meluncur pada 5 Maret lalu. Setidaknya rata-rata 55 stasiun pengisian daya berdiri setiap harinya.
Menariknya, akomodasi pengisian daya milik BYD ini tidak eksklusif hanya untuk pengguna kendaraan besutan mereka sendiri. Sebanyak 33 persen dari total pengguna stasiun flash charging merupakan pemilik kendaraan listrik dari beragam merek selain BYD.
Ratusan kota nan telah digapai juga termasuk wilayah pelosok dan apalagi miliki karakter cuaca nan cukup ekstrem. Sebut saja di Hulunbuir pedalaman Mongolia, Sanya di Hainan, Shuangyashan di Heilongjiang, hingga Kashgar di Xinjiang.
Sebuah wilayah berjulukan Turpan nan berada di kaki gunung Everest pun telah mempunyai akomodasi pengisian daya banget sigap ini. Sebanyak 1,83 juta pengguna pula telah teregistrasi pernah menggunakannya.
Meski dikatakan tetap ada mobil listrik nan bukan merek BYD, tetapi besaran daya maksimal nan bisa didapat tentunya tidak sebesar dengan kendaraan lansiran BYD. Contoh uji coba mobil Lynk & Co (milik Geely Group) hanya sanggup menerima maksimal 430 kW.
BYD Flash Charging ini menggunakan teknologi nan diklaim dapat mengisi daya dari 10 persen hingga 70 persen hanya dengan lama sekitar lima menit. Pengisian daya juga disebut tetap stabil saat kondisi suhu ekstrem.
Bahkan pada suhu minus 30 derajat celsius, proses pengisian dari 20 persen hingga 97 persen hanya bertambah sekitar tiga menit dibandingkan dengan kondisi suhu normal. Selama ini teknologi baterai konvensional, kecepatan pengisian nan sangat sigap dan kepadatan daya tinggi kerap dianggap susah diwujudkan secara bersamaan.
Terbaru, akomodasi nan sama juga tengah dalam studi untuk datang di Indonesia oleh BYD.
58 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·