Antrean BBM tetap mengular sekitar sepanjang 700 meter di SPBU Perumahan Dalung Permai, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (15/10/2026) sore.(MI/Ruta Suryana)
SEKTOR pariwisata di Bali belum terdampak oleh kondisi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) nan terjadi sejak beberapa hari terakhir. Kunjungan wisatawan ke Bali tetap stabil dan belum ada penundaan ataupun pembatalan.
“Belum terdampak terhadap kunjungan kita. Saya pastikan (kunjungan) tetap stabil dan normal,” ujar Ketua Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kabupaten Badung, I Gusti Agung Ngurah Rai Suryawijaya di Denpasar, Kamis (15/10).
Hanya saja, lanjut Suryawijaya, ketika wisatawannya sudah sampai di Bali ada kekecewaan lantaran dimana-mana dilihat kemacetan lampau lintas. Begitu juga agenda tur nan ke sejumlah lokasi wisata seperti Sanur, Ubud, Karangasem, Lovina, dan lainnya menjadi tertunda akibat kemacetan tersebut. Inilah susah dihitung kerugiannya.
“Jadi kerugiannya susah kita hitung dan itu sangat luar biasa,” imbuh Suryawijaya nan juga Wakil Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) PHRI Bali ini.
Solusi untuk jangka pendek terhadap kondisi ini, kata Suryawijaya, perlu ada kerja sama hotel dengan pihak-pihak nan bisa menyediakan transportasi listrik untuk mendukung operasional terutama dari hotel ke airport dan sebaliknya.
“Yang krusial ada (layanan dari) airport ke hotel dan dari hotel ke airport,” ujarnya.
Sementara untuk jangka panjang, menurut Suryawijaya, untuk antisipasi kondisi darurat mungkin perlu disiapkan kendaraan listrik untuk mendukung operasional kendaraan berbahan bakar minyak.
“Misalnya dari 10 unit kendaraan (non-listrik) yng ada, ya mungkin dua sampai tiga unit perlu kendaraan listrik untuk jaga-jaga dalam kondisi emergency,” ujar Suryawijaya.
Terkait pemakaian mobil listrik terutama untuk jangka pendek, Suryawijaya berambisi ada subsidi pajak dari pemerintah. Sedangkan untuk jangka panjang perlu lebih dipikirkan lagi mengingat Bali adalah salah satu lokasi wisata dunia.
Perkembangan terkini kondisi antrean sepeda motor di SPBU Perumahan Dalung Permai, Kuta Utara, Kabupaten Badung, tampak tetap mengular sekitar sepanjang 700 meter. Antrean di area perumahan terbesar di Bali dengan mobilitas masyarakat nan sangat tinggi ini mengikuti alur ruas jalan utama nan ada tikungannya, lampau berbelok di perempatan jalan.
Pengendara tampak sabar antre di bawah panas terik matahari, sebagian di antaranya ada nan berlindung di emperan toko. (RS/E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·