
Ustazah Jahidah Farhati. (Foto: YouTube/Okezone Vibes!)
JAKARTA - Ibadah puasa Ramadhan adalah sebuah tanggungjawab bagi setiap Muslim baik laki-laki maupun perempuan. Hal ini kemudian memunculkan pertanyaan dari kaum Hawa: kenapa wanita nan menstruasi dilarang untuk berpuasa? padahal puasa tidak mensyaratkan suci seperti sholat alias membaca Al-Quran.
Ustazah Jahidah Farhati dari Dompet Dhuafa memberikan penjelasan mengenai pertanyaan tersebut, sekaligus mengungkap hikmah di kembali larangan tersebut. Simak kultum beliau nan telah ditayangkan di program IVTAR Ramadhan V-Radio.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahirabbil ‘alamin. Segala puji bagi Allah SWT nan melimpahkan nikmat sehat, sehingga kita tetap bisa menunaikan puasa Ramadhan ini. Shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan pengikutnya hingga akhir zaman.
Hari ini, mari kita renungkan kultum bertema "Mengapa Perempuan Haid Tidak Boleh Berpuasa?" Topik ini sering membingungkan kaum hawa. Mengapa menstruasi larang puasa, padahal dalam Islam puasa tidak ada syarat suci. Orang nan terkena hadas kecil, hadas besar tetap boleh berpuasa. Ternyata, ada alasan-alasan di kembali itu. Dalam kitab Khashiyah Al-Bujairimi dikatakan ustadz berbeda pendapat.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin muslim lainnya
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·