Kuda Putih Diduga Korban Eksploitasi Wisata di Canggu Akhirnya Mati

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Seekor kuda putih di area Canggu, Bali, nan kondisinya kurus memprihatinkan dan sempat diviralkan seorang penduduk negara asing (WNA), dikabarkan telah mati.

Kuda ini diviralkan karena kondisinya sangat memprihatinkan dann diduga jadi korban pemanfaatan untuk kepentingan wisata di Canggu. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam unggahan yang viral itu, WNA tersebut memperlihatkan sejumlah kuda dengan kondisi kurus. Salah satunya seekor kuda putih. Ia mengaku merasa cemas mengenai kondisi kesehatan kuda tersebut dan berupaya mencari info mengenai siapa pemiliknya.

Sementara, Kepala Satpol PP Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengatakan, telah melakukan peninjauan ke letak berbareng Dinas Pertanian, Kabupaten Badung, mengenai viralnya kuda nan diduga dieksploitasi untuk penunjang pariwisata di wilayah Desa Canggu, Kuta Utara.

"Terkait dengan viralnya kuda tersebut, kuda ini sudah tua kira-kira sudah berumur lebih dari 30 tahun," kata Suryanegara, saat dikonfirmasi, Jumat (18/9).

Ia menyebutkan, di letak tersebut ada tiga kuda milik pribadi dan kuda nan viral dan kurus sudah meninggal pada tanggal 16 September 2026.

"Kuda nan viral tersebut sudah meninggal kemarin tanggal 16 September 2026. Karena sakit alias stres nan dipertegas oleh master hewan," imbuhnya.

Sedangkan, kedua kuda nan tetap tersisa per hari ini sudah dipindah ke wilayah Kabupaten Tabanan. Kuda-kuda itu dicarikan tempat nan lebih baik.

"Dulu kuda-kuda tersebut memang betul disewakan kepada turis nan digunakan untuk jalan-jalan di pantai. Sejak dua tahun nan lampau tidak disewakan lagi, tetapi untuk jalan-jalan tetap diajak ke pantai," katanya.

Sementara itu Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Bali, Ratna Hendratmoko mengatakan untuk hewan jenis kuda tidak masuk dalam kategori satwa liar.

"Sehingga kewenangannya tidak di bawah kami. Karena hewan kuda sudah termasuk satwa domestikasi sehingga ada di kewenangan dinas pertanian. Namun mengenai buletin nan viral, kami sangat menyayangkan kondisi tersebut," ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Kabupaten Badung, Anak Agung Ngurah Raka Sukadana berjanji bakal memberikan info perincian perihal kuda-kuda tersebut.

"Berkenaan kejadian kuda dimaksud, tim terpadu Satpol PP dan perangkat wilayah terkait, tadi pagi sudah meninjau lokasi. Untuk hasilnya kelak saya infokan," ujarnya.

(kdf/wis)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional