Kronologi Motor Emak-emak Ditarik Paksa Debt Collector di Jalan Berujung Baku Hantam dengan Warga

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi membenarkan adanya penarikan kendaraan motor dilakukan debt collector. Namun pukul 12.17 WIB, personil SPKT menerima laporan pengaduan melalui 110 Polres Metro Depok perihal keributan di depan sekolah Yaspen Tugu Ibu.

"Dari kejuaraan itu personil piket Pawas, SPKT dan Reskrim mendatangi letak kejadian keributan,”tutur Made.

Made mengungkapkan, sesampainya di letak polisi langsung mendatangi kedua belah pihak nan bertikai. Polisi mendapati debt collector nan mau menarik sepeda motor milik seorang ibu.

"Debt collector mau menarik kendaraan motor, lantaran sudah menunggak selama tiga bulan," ungkap Made.

Ibu pemilik motor sempat menolak motornya ditarik debt collector. Hal itulah nan menimbulkan terjadinya keributan antara debt collector dengan pengguna jalan maupun penduduk sekitar.

"Akhirnya personil Polsek Sukmajaya membawah kedua belah pihak ke Polsek Sukmajaya untuk diselesaikan," kata Made.

Made menambahkan, Polsek Sukmajaya sukses melakukan mediasi antara kedua belah pihak ialah pemilik motor dengan debt collector. Penyelesaian dilakukan secara kekeluargaan dengan membikin surat pernyataan di atas materai.

"Untuk mengenai dengan tunggakan selama tiga bulan, disepakati di selesaikan di instansi leasing kendaraan di Jalan Kartini, Pancoran Mas, Depok," ujar Made.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita