Kreator Lokal Jadi Motor Baru Ekonomi Kreatif Digital RI

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Feby Novalius , Jurnalis-Kamis, 07 Mei 2026 |13:44 WIB

Kreator Lokal Jadi Motor Baru Ekonomi Kreatif Digital RI

Peran pembuat lokal menguat sebagai penggerak utama ekonomi imajinatif digital di Indonesia. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA — Peran pembuat lokal menguat sebagai penggerak utama ekonomi imajinatif digital di Indonesia. Dengan support teknologi nan semakin mudah diakses, para pembuat sekarang dapat memproduksi dan mendistribusikan konten secara mandiri, sekaligus membuka kesempatan ekonomi baru di beragam sektor.

Platform penyuntingan video menjadi salah satu contoh gimana teknologi berkontribusi dalam memperluas akses tersebut. Dengan fitur penyuntingan nan semakin sederhana dan templat siap pakai, proses produksi konten tidak lagi terbatas pada pembuat dengan skill teknis tinggi.

Perkembangan ini sejalan dengan pertumbuhan sektor ekonomi imajinatif nasional nan terus menunjukkan tren positif. Data pemerintah mencatat sektor ini menyerap sekitar 27,4 juta tenaga kerja pada 2025, meningkat dari 26,48 juta pada tahun sebelumnya alias setara dengan 18,7 persen dari total tenaga kerja nasional.

Kreator asal Bogor, Kesi Ismayani, menceritakan pengalamannya sebagai pembuat digital selama dua tahun terakhir. Ia aktif merilis beragam templat video dengan konten bergaya sinematik dan quote (quotes).

“Ternyata templat saya banyak digunakan oleh pengguna. Hal ini mendorong saya nan awalnya berprofesi sebagai tenaga kerja untuk beranjak menjadi pembuat penuh waktu,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).

Ia sekarang konsisten menghasilkan templat video dan aktif dalam beragam program kreator. Ia berambisi dapat menginspirasi pembuat lokal lainnya untuk terus berkarya dan membuka lebih banyak peluang.

Sementara itu, kontribusi ekonomi imajinatif terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai Rp1.611,2 triliun alias 7,28 persen pada 2024. Kementerian Ekonomi Kreatif menyebut terdapat 17 subsektor dalam ekonomi kreatif, termasuk film, animasi, video, aplikasi, dan konten digital nan mengalami pertumbuhan seiring meningkatnya konsumsi digital masyarakat.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com