Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengamankan adik Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Jatmiko Dwijo Saputro, ke Jakarta usai operasi tangkap tangan (OTT) mengenai kasus pemerasan 16 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Tulungagung. KPK mengungkap argumen Jatmiko tak ditetapkan sebagai tersangka.
"Kemudian Saudara J, ini perannya seperti apa nih? Saudara J diperiksa di sana, dibawa ke sini, gitu ya. Apa sepertinya? Jadi statusnya itu sebagai saksi nan bersangkutan," kata Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, saat konvensi pers, Minggu (12/4/2026) awal hari.
Asep mengatakan personil DPRD Kabupaten Tulungagung itu diamankan lantaran diduga mengetahui pemerasan nan dilakukan Bupati Gatut. Dia menyebut Jatmiko hanya diamankan untuk mendalami kejahatan nan dilakukan kakaknya.
"Penyidik menduga bahwa nan bersangkutan, ada hubungan kekerabatan, dan juga sebagai pejabat, mengetahui praktek-praktek ini. Jadi kita mau mendalami nan bersangkutan, nan praktek nan dilakukan oleh GWS," ucap dia.
Asep menyatakan KPK perlu mendalami praktek pemerasan Bupati Gatut lantaran modusnya baru. Ia menyebut sejumlah kasus pemerasan belum pernah dilakukan dengan ancaman surat pengunduran diri dan surat tanggung jawab mutlak.
"Karena memang ini, terus terang saja, baru gitu ya. Bagi kami juga baru menemukan ini. Di beberapa OTT nan kita lakukan itu, dengan pasal nan sama, pemerasan, nggak ada nan seperti ini," jelasnya.
"Biasanya minta langsung gitu kan, dia takut-takuti bakal dilakukan rolling, alias dikasih contoh dulu, salah satu kepala OPD misalkan diganti, sehingga menimbulkan pengaruh ketakutan ke nan lainnya, tapi ini nggak, ini dari awal memang sudah dikunci," lanjut dia.
Seperti diketahui, KPK turut membawa adik Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo ke Jakarta usai operasi tangkap tangan (OTT) dilaksanakan. Adik Bupati Gatut nan dibawa KPK ke Jakarta ialah Jatmiko Dwijo Saputro nan merupakan personil DPRD Kabupaten Tulungagung.
"Benar (adik Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Jatmiko Dwijo Saputro selaku personil DPRD Tulungagung nan ikut dibawa ke Jakarta usia OTT)," terang Jubir KPK Budi Prasetyo saat dikonfirmasi, Sabtu (11/4).
Jatmiko menjadi salah satu nan ikut dibawa Jakarta usai KPK melakukan OTT di Kabupaten Tulungagung. Jatmiko dibawa ke Jakarta berbareng kakaknya, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo serta 11 orang pegawai pemerintahan Pemkab Tulungagung.
(kuf/maa)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·