ilustrasi(MI)
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memperbarui info nan telah disampaikan pada kesempatan sebelumnya, dan menyatakan telah menetapkan lima tersangka kasus dugaan suap mengenai pengondisian temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim, Sumatra Selatan, tahun anggaran 2025.
“Ya, ada lima, bukan empat. Hanya nan dilakukan penahanan dua orang,” ujar Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (11/6).
Taufik menjelaskan lima tersangka tersebut terdiri atas Bupati Muara Enim nonaktif Edison (EDS), pegawai pemasaran PT Millenium Solusi Abadi Cory Erin Hardi (CRH), pihak swasta berjulukan Augusz Dewanggara (AGG), Ketua Tim Pemeriksaan BPK Perwakilan Sumatra Selatan Titin Rita Lestari (TTN), serta Direktur PT Millenium Solusi Abadi berinisial FK.
Ia juga menjelaskan dua orang nan ditahan adalah Dewanggara dan Titin. Mereka ditahan untuk 20 hari pertama, ialah 10-29 Juni 2026, di Rumah Tahanan Negara Cabang Gedung Merah Putih KPK.
“Untuk EDS, kami tidak lakukan penahanan lantaran nan berkepentingan sudah ditahan di perkara sebelumnya. Kemudian untuk CRH sudah ditahan di perkara sebelumnya,” katanya.
Di sisi lain, dia mengatakan tersangka FK bakal ditahan KPK pada kesempatan berikutnya. “Kalau FK, ini sudah kami tetapkan tersangka berasas hasil pembeberan (gelar perkara). Ini bakal kami tindak lanjuti di proses investigasi berikutnya,” ujarnya.
Sebelumnya, KPK menangkap 10 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada 7-8 Juni 2026. Lima orang ditangkap di Jakarta dan lima lainnya di Sumatra Selatan.
Dalam OTT ke-12 KPK sepanjang 2026 tersebut, Bupati Muara Enim Edison menjadi salah satu pihak nan ditangkap. Pada 9 Juni 2026, KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan suap mengenai pengadaan peralatan dan jasa serta penerimaan lainnya di lingkungan Pemkab Muara Enim tahun anggaran 2025-2026.
Keempat tersangka itu ialah Edison, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim Abi Nurwardani, pegawai pemasaran PT Millenium Solusi Abadi Cory Erin Hardi, dan Adi Triyadi nan merupakan keponakan Edison.
KPK kemudian melakukan OTT lanjutan pada 10 Juni 2026 dan menangkap lima aparatur sipil negara (ASN) BPK RI. Operasi tersebut menjadi OTT ke-13 nan dilakukan KPK sepanjang 2026. (Ant/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·