
Ilustrasi Okezone
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan peralatan bukti duit tunai Rp2 miliar saat operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. Selain Anom, KPK juga menangkap 20 orang lainnya.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan duit tunai nan disita merupakan peralatan bukti nan didapat dari tiga letak penangkapan di Jakarta, Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Purworejo.
"Selain mengamankan 21 orang, tim juga mengamankan peralatan bukti di antaranya duit tunai sejumlah lebih dari Rp2 miliar," kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (29/7/2026).
Selain duit tunai, interogator juga mengamankan peralatan bukti lain. Hanya saja, Budi belum merinci apa-apa saja peralatan bukti tersebut.
"Dan tentunya peralatan bukti-barang bukti lainnya juga diamankan dalam rangkaian peristiwa," tambah Budi.
Budi menjelaskan, operasi senyap ini diduga berangkaian dengan penerimaan-penerimaan dari proyek nan diterima Anom. Penerimaan itu diduga berangkaian dengan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang hingga dalam jual-beli jabatan.
"Penerimaan nan dilakukan oleh bupati ini tidak hanya soal jual beli jabatan, tapi juga berangkaian dengan proyek-proyek di lingkungan Kabupaten Pemalang," tutup Budi.
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·