Jakarta, CNN Indonesia --
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita peralatan bukti duit tunai saat melakukan operasi tangkap tangan (OTT) nan menjaring Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Kamis (15/10).
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan berdasar kalkulasi awal, jumlah duit nan disita sekitar Rp1 miliar.
"Selain mengamankan para pihak, tim juga mengamankan peralatan bukti dalam corak duit tunai. Masih proses hitung. Hitungan awal sementara sekitar Rp1 miliar," kata Budi kepada wartawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam OTT ini, Tim KPK mengamankan sejumlah 20 orang di wilayah Klaten dan Jakarta.
Para pihak nan diamankan di Klaten saat ini tetap dilakukan permintaan keterangan di Polres Klaten. Salah satunya adalah Bupati Klaten.
"Sedangkan untuk pihak nan diamankan di Jakarta, saat ini sedang menjalani permintaan keterangan di Gedung Merah Putih KPK," katanya.
Budi menjelaskan perkara ini diduga mengenai dengan penerimaan nan dilakukan oleh penyelenggara negara, berkenaan dengan pengadaan peralatan dan jasa, perizinan, maupun penerimaan lainnya dari OPD.
Selain itu ada dugaan pemberian nan dilakukan oleh bupati kepada oknum BPK mengenai dengan audit.
"Sehingga pihak-pihak nan diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini, selain bupati selaku penyelenggara negara, juga ASN baik di lingkungan Pemkab Klaten maupun BPK, serta unsur swasta," ujarnya.
(yoa/ugo)
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·