KPK Sita Ratusan Gram Emas dan 33 Kendaraan dalam OTT di Ditjen Imigrasi

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
KPK Sita Ratusan Gram Emas dan 33 Kendaraan dalam OTT di Ditjen Imigrasi KPK menyita ratusan gram emas, valas, dan 33 kendaraan dalam OTT Ditjen Imigrasi.(Dok. Antara)

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita ratusan gram logam mulia emas dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Operasi nan berjalan sejak Selasa (2/6) malam ini berangkaian dengan dugaan suap pengurusan izin tinggal penduduk negara asing.

"Tim mengamankan logam mulia dalam corak emas. Ada sekitar ratusan gram," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Juang KPK, Jakarta, Rabu (3/6).

Selain emas, interogator KPK juga menyita sejumlah duit dalam corak duit tunai, kurs asing (valas), serta membekukan sejumlah rekening. Budi menambahkan bahwa pihaknya tetap melakukan penghitungan total nilai duit nan diamankan dalam operasi tersebut.

KPK juga mengamankan aset berupa 33 unit kendaraan nan terdiri dari tujuh mobil, 15 sepeda motor, dan 11 sepeda. Operasi ini tercatat sebagai OTT ke-11 nan dilakukan lembaga antirasuah sepanjang tahun 2026.

Dugaan Suap KITAS dan KITAP

Kasus ini bermulai dari dugaan praktik lancung dalam pengurusan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) dan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) di Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Barat. Hingga Rabu malam, KPK telah menangkap total 17 orang.

Para tersangka terdiri dari delapan penyelenggara negara alias Aparatur Sipil Negara (ASN) dan sembilan pihak swasta nan diduga bertindak sebagai perantara. Beberapa nama pejabat nan diamankan antara lain:

  • Ronald Arman Abdullah (Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Barat)
  • Jaya Saputra (Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Barat)
  • Saffar Muhammad Godam (Plt. Dirjen Imigrasi periode Oktober 2024-April 2025)

KPK juga mengumumkan tengah melakukan pencarian terhadap Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, nan diduga mengenai dengan rangkaian operasi tersebut. Hingga saat ini, pemeriksaan intensif terhadap para pihak nan tertangkap tetap terus dilakukan di Gedung Merah Putih KPK.(Ant/Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia