Nur Khabibi
, Jurnalis-Jum'at, 11 September 2026 |18:30 WIB

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo (foto: Okezone)
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah enam lokasi, mengenai kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi dalam penerimaan mahasiswa baru Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).
"Bahwa selama dua hari, Rabu-Kamis (9-10/9), interogator melakukan maraton giat penggeledahan di enam lokasi," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Jumat (11/9/2026).
Tiga letak nan disasar di antaranya merupakan rumah Wakil Rektor (Warek) I, II, dan IV. Selain itu, turut digeledah rumah salah satu dosen.
Selain pihak Unsoed, tim Lembaga Antirasuah juga menggeledah ruangan Sekretaris Daerah Banyumas, Agus Nur Hadie, serta rumah salah satu pembimbing SMA di Tasikmalaya nan diduga sebagai koordinator pengepul calon mahasiswa.
"Adapun, penggeledahan di ruangan Sekda lantaran nan berkepentingan diduga mengetahui mengenai pemberian rekomendasi agar mahasiswa nan telah memberikan sejumlah duit untuk kemudian diterima di Unsoed," ujarnya.
Budi menyebut dari rangkaian penggeledahan tersebut, pihaknya menyita sejumlah peralatan bukti nan diduga mengenai dengan investigasi perkara tersebut.
"Penyidik menemukan sejumlah arsip dan peralatan bukti elektronik, di antaranya nan mengenai dengan penitipan calon mahasiswa di Unsoed," ucapnya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·