KPK Geledah BPK Jateng Terkait Kasus Klaten, Sita Uang Ratusan Juta

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah tiga letak di Semarang, Jawa Tengah, mengenai kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten 2025-2026.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan letak nan digeledah adalah Kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah. Kemudian dua letak lainnya merupakan rumah pihak terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam penggeledahan tersebut, interogator mengamankan dan menyita beberapa arsip dan peralatan bukti elektronik nan diduga mengenai dengan dugaan suap nan dilakukan untuk menghapus hasil temuan audit BPK di wilayah Kabupaten Klaten," kata Budi kepada wartawan, Jumat (23/10).

Selain itu, dia menjelaskan interogator menyita duit ratusan juta saat menggeledah Kantor BPK Perwakilan Jawa Tengah

"Saat melakukan penggeledahan di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, interogator juga menemukan dan menyita duit tunai senilai ratusan juta rupiah," ujarnya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten 2025-2026.

Ketiganya adalah Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan, pihak swasta atas nama Amin Wahyu Utomo.

KPK menjelaskan terdapat lima klaster dugaan korupsi. Klaster pertama mengenai pemberian duit untuk laporan finansial Tahun Anggaran 2025.

Kedua, penerimaan duit mengenai pengadaan peralatan dan jasa. Ketiga, penerimaan duit mengenai tambang galian C. Keempat, penerimaan rutin nan lainnya mengenai BLUD, BUMD dan OPD. Terakhir, penerimaan duit pungut.

(yoa/wis)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional
↑