Budi menambahkan, interogator KPK tetap terus mendalami keterangan para saksi dalam perkara ini, termasuk penggeledahan di sejumlah lokasi. Salah satu tempat penggeledahan ialah rumah personil V BPK Bobby Adhityo Rizaldi.
Menurut Budi, tindakan tersebut dilakukan oleh interogator guna mencari kelengkapan perangkat bukti nan mendukung.
Sebagai informasi, Anggota V BPK Bobby Adhityo Rizaldi menjalani pemeriksaan selama sekitar sembilan jam di KPK. Bobby diperiksa mengenai dugaan suap nan menjerat Bupati Muara Enim nonaktif, Edison, Kamis 16 Juli 2026.
Selain Bobby, KPK juga memeriksa lima pegawai BPK nan tergabung dalam Tim Review Pusat Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Muara Enim Tahun 2025.
Kelima saksi tersebut berinisial AYB, RN, GNW, FLR, dan ARG. Mereka dimintai keterangan mengenai investigasi dugaan suap dalam pengondisian hasil audit BPK di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Sebelum memanggil Bobby, interogator KPK telah menggeledah rumahnya pada Senin (13/7/2026) malam hingga Selasa (14/7/2026) awal hari.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penggeledahan berjalan selama beberapa jam lantaran interogator mencari sejumlah peralatan bukti nan dibutuhkan untuk mengusut perkara.
"Jadi, penggeledahan berjalan cukup lama dari Senin malam dan berhujung Selasa awal hari. Jadi, memang dua hari interogator melakukan penggeledahan," kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu 15 Juli 2026.
Menurut Budi, interogator KPK memerlukan sejumlah bukti untuk memperkuat proses pengungkapan perkara.
"Memang ada bukti-bukti nan dibutuhkan oleh interogator untuk kemudian terus dilakukan pencarian lantaran memang keterangan alias info itu dibutuhkan interogator untuk membantu proses pengungkapan perkara ini," ujar dia.
Penggeledahan dilakukan dalam investigasi dugaan suap mengenai pengondisian hasil audit BPK di Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Dari penggeledahan tersebut, interogator menyita sejumlah peralatan bukti elektronik nan bakal dianalisis untuk kepentingan penyidikan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·